Minggu, 02 Februari 2014

Khayalan Untu Berubah

Suatu hari saat aku masih muda, Aku berkhayal
Bagaimana aku bisa ke bulan, Melihat dunia dan mengubahnya
Aku sangat sedih karena dunia tidak kunjung berubah

Setelah aku dewasa dan punya sedikit kepandaian
Aku kurangi cita-citaku yang muluk itu, Aku berniat mengubah negeriku
Tetapi cita-cita itu hasilnya justru terbalik, Negeriku makin terpuruk

Saat ini setelah sudah beranak cucu
Dengan semangat yang masih ada,
Aku ingin mengubah keluargaku, teman-temanku dan lingkunganku
Ternyata merekapun tidak mau berubah

Setelah usiaku semakin senja, dengan semangat yang masih tersisa tiba-tiba kusadari
Bagaimana kalau yang pertama-tama kuubah adalah diriku
Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,
Mungkin aku bisa mengubah keluargaku dan lingkunganku

Lalu berkat dukungan dan dorongan mereka siapa tahu
Aku bisa memperbaiki negeriku
Kemudian siapa tahu mimpiku terwujud
Aku dapat mengubah Dunia.

(Terukir disebuah makam di Westminter Abbey, Inggris 1100 M)
Baca SelengkapnyaKhayalan Untu Berubah

Minggu, 05 Januari 2014

Menuju Kepala Dua


         
Dua Dekade

Kue Ulang tahun dalam dunia maya

          Tepat pada bulan ini yaitu bulan perdana pada setiap masehi, aku menuju kepala dua. Dimana usiaku bertambah satu hitungan dari hitungan sebelumnya, dimana aku menuju kepala dua. Dimana tingkat kedewasaan akan semakin bertambah oleh ujian kehidupan yang semakin kompleks karena aku menuju kepala dua. Dimana genap sudah dua dekade bumi dipijak serta langit dijunjung karena aku menuju kepala dua. Dimana semua beban pikiran serta tanggung jawab secara perlahan berpangku tangan dari pihak lain ke tanganku karena aku menuju kepala dua. Dimana tidak ada lagi kegelisahan yang akan aku rasakan di bangku perguruan tinggi karena aku tumbuh dan berkembang menuju kepala dua. Dimana ucapan yang keluar dari bibirku adalah sebuah komitmen dari seorang lelaki yang menuju kepala dua. Dimana segala tingkah laku yang dilakukan berdasarkan pemikiran dan pertimbangan matang karena aku menuju kepala dua.
          Menuju kepala dua adalah sebuah keniscayaan yang harus aku yakini dalam hati, tidak ada penolakan, yang ada hanyalah kelapangan dada untuk menerima. Tidak ada penyesalan didalamnya semua bercampur dan berbaur menjadi satu antara mimpi dan realita. Dan kulihat bayanganku didalam cermin yang begitu gagah, berdiri tegak dengan wajah penuh keyakinan, dengan senyum yang mempesona, tangan yang akan berbuat lebih banyak, serta jutaan sel otak didalam kepalanya menjadi senjata tak terkalahkan abad ini bahkan untuk waktu yang sulit dijangkau.
          Begitu banyak harapan yang akan terucap pada hari itu, hari dimana orang-orang dalam dimensi yang berbeda dengan dunia nyata begitu banyak mengungkapkan kebahagiaan dan memanjatkan ribuan doa. Semuanya ditujukan untukku yang saat ini terus saja menyimpan keyakinan yang sangat besar akan cerahnya masa depan. Kepala dua adalah sebuah titik penanda akan kebangkitan jiwaku dan juga detik dimana api-api kecil itu akan menyala. Sebuah fajar menanti di ujung jalan ini, menyambutku dalam dekapan sinarnya, dalam hangatnya mentari pagi, dan menjagaku dari dinginnya malam.
          Sudah kutuliskan banyak daftar di kehidupanku, semuanya indah dan menggiurkan. Tugasku kali ini adalah mudah, membuat setiap coretan dalam daftar itu baris demi baris, hingga ketika aku menuju angka seperti abad ini adalah coretan pada setiap baris dalam daftar itu. Aku tidak takut untuk membuat semua dalam daftar itu menjadi kenyataan, aku tidak sendiri. Aku selalu diawasi oleh Allah dan Dia-lah yang mengabulkan setiap doa-doaku dan doa-doa mereka untukku, juga kedua orang tuaku yang tak pernah lelah menyebut namaku dalam setiap doanya dan memberikan banyak pelajaran kehiduapan yang tak akan pernah aku dapat dari sekolah manapun, juga sahabat serta teman-teman yang selalu menopangku untuk tetap berdiri tegak, sahabat yang selalu meng-aminkan setiap doa-doaku, sahabat yang selalu memberikan keyakinan akan setiap harapanku, sahabat yang selalu menghibur dikala datang gundahku, juga sahabat yang akan selalau berjuang bersamaku.
          Kamis, 6 Januari 1994, tepat duapuluh tahun lalu aku hadir ke dunia ini. Pada detik-detik kemunculanku doa-lah yang tak henti-hentinya memenuhi seisi ruangan bersalin. Tangisanku memecahkan semua keheningan dan kekhawatiran akan kondisi ibuku. Dan tangisanku yang begitu keras pada senja menuju malam itu dibalas dengan tawa suka cita serta ungkapan rasa syukur tak henti-hentinya. Lalu kumandang suara adzan memenuhi seisi ruangan, keluar dari mulut seorang kepala keluarga yang saat ini dan seterusnya akan selalu aku hormati. Ratusan tetes air mata jatuh dari sumber yang tak akan pernah habis membasahi wajah, membersihkan sedikit darah yang membungkus tubuh mungilku. Hingga tak kusadari, kejadian itu telah berlalu dua puluh tahun lamanya.
          Syukur yang tak terkira atas nikmat yang telah Allah berikan kepadaku, dan ungkapan terima kasih yang tak dapat tergambarkan oleh apapun kepada kedua orang tuaku, terutama mamah yang telah mengandungku selama 9 bulan. Mamah ikhlas perutnya menjadi istana kecilku selama 9 bulan, dimana aku tumbuh dari segumpal darah hingga menjadi seonggok daging yang memiliki nama, dimana telah aku tendang dan meronta-ronta didalmnya sehingga rasa sakit dan mules yang amat sangat yang mamah rasakan, dengan beratku yang semakin bertambah dari hari kehari dalam istana kecilku sehingga bertambah pula beban mamah untuk berjalan dan bernafas, semuanya ikhlas oleh mamah lakukan hanya untuk menanti kehadiranku kedunia ini. Dalam setiap malam yang dipenuhi taburan bintang, mamah megusap-usah istana kecilku dan mamah kirim suara yang sebelumnya aku tidak pernah tahu dan ingat, dan setelah aku lahir kedunia, aku baru tahu bahwa setiap lantunan suara pada saat itu adalah doa-doa yang mamah panjatkan kepada Allah untuk aku si buah hatinya yang sangat dia dambakan. Semua perbuatan itu tak pernah bisa aku balas dengan apapun dan sampai kapanpun, hanya ketaqwaan dan keshalehan-lah yang mampu membalasnya serta kebanggaan atas setiap prestasi yang aku torehkan adalah sedikit balasan atas jasa-jasa yang telah mamah berikan.
          Sekarang aku berdiri dengan banyak amanah menanti, dua puluh tahun lamanya aku hidup di bumi ini. Tak ada sesuatu yang lebih berharga selain menjadi manusia yang memberikan manfaat kepada orang lain. Bersama mimpi dan harapanku, aku siap menyambut fajar yang bersinar. Salam bahagia dari aku Redi Restu Fadilah yang kini genap menjadi kepala dua.
         
Baca SelengkapnyaMenuju Kepala Dua

Jumat, 03 Januari 2014

Tahun Baru Diatas Awan


Pagi ini, 1 Januari 2014 disebuah sudut dataran tinggi kota Bandung. Aku bisa melihat betapa indahnya kota dimana aku bernaung bila dilihat dari ketinggian yang cukup membuat mata menerawang barat hingga timurnya bandung. Disebuah tempat yang sedikit tersembunyi dari pandangan manusia sekitar, tempatnya yang cukup unik berada diatas perbukitan dipinggiran jalan menuju Lembang. Sebuah villa seluas ± 300 M2 dengan halaman yang luas dibagian depan dan belakangnya. Dimana kamu bisa melihat terangnya Bandung dimalam hari dengan jutaan lampu mengedip didalamnya, dimana kamu bisa melihat cantiknya bandung dengan beberapa bangunan pencakar langit sebagai hiasannya, dimana kamu bisa melihat gelapnya bandung di pagi hari karena sepenuhnya tertutup oleh kabut, juga dimana kamu bisa merasakan setiap tarikan udara yang kamu hisap adalah udara bersih yang cukup sulit kamu dapatkan di bandung. Inilah villa yang sebenarnya aku tidak tahu asal muasal siapa yang mengajakku ke tempat ini. Inilah villa dengan 14 orang penuh cinta dan bahagia berada didalamnya.
          Akhirnya kuputuskan rencana menghabiskan malam tahun baru bersama mereka, teman-teman yang setidaknya 2 bulan belakangan ini setiap harinya mewarnai rutinitasku, mereka adalah sahabat dari anggota marching band yang aku ikuti selama 4 tahun ini. Memutuskan untuk pergi bersama mereka adalah pilihan tepat. Setelah 3 hari lalu kita semua masih berjuang bersama di Jakarta dalam perlombaan bernama GPMB. Menjauhi hiruk pikuk perkotaan adalah pilihan yang cocok, salah satu dari mereka sepakat untuk membuat acara untuk kita habiskan bersama menikmati pesta kembang api di sebuah villa di daerah Cikidang Lembang. Kalau kalian belum pernah kesini, sebaiknya kalian coba! Tempat ini sungguh menyenangkan.
          Bersama ke-13 sahabat lainnya, aku memacu kuda besiku menuju Dago atas sebagai jalan alternatif yang bisa kita ambil untuk menuju villa. Biar semakin dekat, akan aku perkenalkan satu per satu sahabatku ini. Kita terdiri dari 5 Orang mahluk cantik dan 9 Orang mahluk Ganteng. Aku berada disini bersama A Feink, Happy, Ucup, Gani, Ridwan, Adung, Medika, Ijal, Dhai, Mega, Avi, Sonia, dan Nova. Bersama mereka aku habiskan penghujung tahun 2013 dengan membakar jagung, memasak ayam goreng, dan yang pastinya menyalakan kembang api yang sejak kemarin sore kita beli. Tak ada ungkapan yang begitu luar biasa yang aku rasakan selain rasa senang dan bahagia.
          Sama seperti siang ini pukul 11.45 yang masih terasa sangat dingin, sama seperti bandung ketika pukul 06.00 pagi. Karena Bandung baru terlihat dari halaman belakang villa setelah pukul 10 pagi, sebelum itu hanya gumpalan kabut tebal yang setia menyelemuti. Sebagian lain sibuk dengan berfoto dihalaman belakang dengan latar pemandangan bandung dari atas, sebagian besar cowo lainnya sibuk bermain kartu di ruang tengah villa dengan konsekuansi setiap yang kalah akan menggunakan helm motor dikepalanya. Sama seperti mereka, aku memilih menyibukkan diriku dengan menulis. Dan inilah tulisan yang kalian baca dan sedang aku tulis.
          Untuk mengisis liburan awal tahun ini, kita sepakat untuk melanjutkan pengembaraan menuju Lembang Tangkuban Perahu untuk berendam air panas di kolam Pemandian Gracia. Semoga tulisan ini dapat menghibur kalian semua. Semoga ada kesempatan untuk aku dan kalian berlibur bersama menikmati indahnya tempat yang belum terjamah orang banyak. Semoga tulisan ini dapat menginspirasi kalian dan juga memberikan imajinasi segar dalam otak kalian yang mungkin saat ini sedang dipenuhi oleh tekanan.













Baca SelengkapnyaTahun Baru Diatas Awan

Kamis, 10 Oktober 2013

MOTIVASI

Mengingat kebaikan orang adalah sebuah cara untuk kita menjadi lebih bahagia. Dan selalu tersenyum merupakan stimulus menjadi bahagia juga. Terima Kasih Teteh.


MOTIVASI
Dikala ingin menghilangkan jenuh belajar
Untuk adiku yang senantiasa aku pedulikan
REDI RESTU FADILAH

R :  Raih Kesuksesan..! itulah impian terbesarku
E  :  Engga peduli apa pun rintangan nya
D  :  Duhai diriku…semangatlah, hadapilah
I    :  Impian itu sudah dekat di depan mata

R  :  Raih..ayo raihlah…sedikit…sedikit saja lagi !
E  :  Emosi ini…kejenuhan ini..kadang datang menerpa
S   :  Seakan membelaiku dengan kesenangan semu
T  : Tapi..tidak ! aku tidak boleh terlalu lama terlena
U  :  Uuh Bangkitlah..Semangatlah..duhai diriku

F   :  Fadilah !!..ayo tingkatkan kapasitas dirimu..!
A  :  Aku harus berusaha menyingkirkan kejenuhan ku, ayo lakukan !
D  :  Demi membahagiakan orang-orang yang mencintaiku
I    :  Ibuku, Ayahku dan semua yang mendukungku
L  :  Lewat doa, pengorbanan, harapan, dan apapun yang mereka berikan untuk ku
A  :  Allah, ya Raab yang maha kuasa..Wujudkanlah Impian ku
H :  Harapan ku..dan semua cita-cita ku..Amiiin…
Baca SelengkapnyaMOTIVASI

Kenapa Kamu Harus Sukses?


-          Agar Allah bangga karna memiliki mahkluk yang beriman & taqwa kepada NYA
-          Agar Rasulullah bangga karna memiliki umat yang mengikutiNYA
-          Orang tua akan menjadi bangga & terus mendoakanmu.
-          Agar derajat & martabat keluarga menjadi naik dan meningkat
-          Agar dibanggakan, dihormati dan dihargai oleh orang lain
-          Agar kamu bisa menikmati semua mimpi dan cita-cita kamu
-          Agar bisa membantu orang lain yang kesusahan
-          Agar mudah dalam mencari kebutuhan
-          Agar bisa beramal dengan baik
-          Agar bisa membalas segala kebaikan yang diberikan orang tua, teman, sahabat dan orang lain.
Baca SelengkapnyaKenapa Kamu Harus Sukses?

Senin, 07 Oktober 2013

Campus Talk Itenas : Personal Branding



Sekitar dua minggu yang lalu di kampus saya ada sebuah acara yang lumayan keren dan sangat bermanfaat untuk ditongkrongi oleh para mahasiswa dan mahasiswi. Tepatnya pada tanggal 25 september 2013 bertempat di ruang seminar jurusan teknik sipil Itenas dilaksanakan sebuah acara yang berjudul “Campus Talk” dengan acara intinya yaitu “Personal Branding”. Nah, bagi kalian yang tidak sempat hadir saya akan berbagi cerita mengenai apa saja yang disampaikan dalam acara tersebut. Acara ini terselenggara atas kerjasama Biro Kemahasiswaan Itenas  dengan P.T. Santos Jaya Abadi yang pada acara ini pemateri berasal dari P.T. Santos.
Mungkin tidak jauh berbeda dengan acara lainnya. Acara ini semacam seminar gitu yang didaamnya disajikan beberapa materi yang dipresentasikan dengan begitu apik sehingga para audience terlihat fokus memperhatikan. Karena acara ini terselenggara atas kerjasama dengan pihak industry maka tidak salah lagi acara ini berbau promosi dari produk yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut. Yah, tidak apalah yang pentingkan materi “Personal Branding” nya itu yang penting.
Dalam acara tersebut pula terjadi tanya jawab antara audience dengan pemateri sehingga atmosfer diskusi begitu kental dalam acara tersebut. Tidak lupa hadiah dipersiapkan oleh panitia bagi siapa saja yang mengajukan pertanyaan ataupun memberikan pandangan atas materi yang disampaikan. Materi pertama yang disampaikan adalah tentant overview dari PT. Santos Jaya Abadi, materi yang kedua adalah mengenai tahapan kesuksesan, ketiga adalah materi mengenai Personal Branding serta yang terakhir adalah test bakat minat dan kemampuan. Semua materi yang disampaikan sangat bermanfaat terutama pada bagian Personal Branding serta test bakat minat dan kemampuan.
Ada banyak ilmu yang bermanfaat yang sempat saya catat dan saya ingat. Yang pertama adalah bagaimana meniti sebuah aktifitas yang dapat memberikan manfaat serta mengantarkan kita pada kesuksesan.Ada lima point penting yang bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
1.    Be Dilligent
2.    Be Consistant
3.    Be Relevant
4.    Be Interesting
5.    Be Yourself
Untuk penjelasan dari tiap pointnya saya lupa lagi. Tapi intinya adalah diawali dengan sikap rajin sehingga menjadikan sebuah kebiasaan baik lalu sailing terkait dengan yang di impikan, memuncukan sebuah hal yang menarik lalu di tegaskan dengan sikap menjadi diri sendiri.
          Lalu bagaimana dengan Personal Branding? Nah untuk yang satu ini dalam catatan saya tertulis :
          # Personal Branding Process
1.    Define     => Apa yang akan ditampilkan
2.    Audit       => Evaluasi sifat pribadi
-      Start with “googling” in Internet about your name
-      Delete Negative
-      Review your privacy setting
3.    Create a Brand that sell you
-      Start with personal profile
-      Use keyword on your profile
-      Profile snapshot
-      Engage and connect with others
Untuk penjelasan mengenai materi diatas silahkan mengartikan sendiri. Karena saya merasa sulit untuk menjelaskannya, intinya saya males saja mengetik panjang lebar. Mohon dimaklumi. Hehehe….


          # Bulid Personal Branding
1.    Find strength and passion
2.    Upgrade your competency (Knowledge – Skill – Attitude)
3.    Be unique and different
4.    Be honest
5.    Promote yourself
6.    Grab your chane and challenge
Jadi, materi diatas adalah langkah untuk membangun Personal Branding yang baik. Dan terakhir pada acara ini diaksanakan test bakat minat dan kemmpuan. Test ini bertujuan untuk mengetahui bakat minat dan kemampuan seseorang, pada posisi apa dia cocok bekerja sesuai bakat dan minatnya serta sifat seperti positif dan negative apa yang dimiliki olehnya. Namun pada test ini tidak sepenuhnya benar 100% ataupun akurat, karena test ini hanya berlangsung singkat, jadi hasilnya pun tidak semua akurat.
          Setelah selesai test, pemateri membahas satu per satu tipe manusia dari 9 tipe yang ada. Hasil test tadi menghasilkan sebuah nilai akhir berupa angka 1-9 yang masing-masing angka menggambarkan tipe kepribadian seseorang. Kesembilan tipe tersebut adalah :
1.    Tipe Perfeksionis (Si Sempurna)
2.    Tipe Helper (Si Penolong)
3.    Tipe Achiever (Si Pengejar Impian)
4.    Tipe Romantic (Si Romantis)
5.    Tipe Observe (Si Pengamat)
6.    Tipe Questioner (Si Pencemas)
7.    Tipe Adventurer (Si Petualang)
8.    Tipe Challenger (Si Penantang)
9.    Tipe Peace Maker (Si Pembuat Kedamaian)
Dari test yang dilakukan dan dari proses penghitungan, hasil akhir test pribadi saya menunjukkan angka 3, yang berarti saya sebagai seorang pengejar impian.
          # Sifat Positif
1.    Yakin
2.    Optimis
3.    Rajin
4.    Efisien
5.    Berinisiatif
6.    Energik
7.    Praktik
# Sifat Negatif
1.    Memperdayakan
2.    Narsistik
3.    Hampa
4.    Bersikap pendendam
5.    Terlalu kompetitif
Namun tidak semua sifat diatas sepenuhnya akurat dan benar. Tinggal dari kita pribadi mau sadar atau tidak dengan bakat dan minat yang kita miliki. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Intinya, bagaimana kita bisa menjadi individu yang lebih baik dengan melakukan apa saja yang sesuai dan cocok dengan pribadi kita. Jadi, tentukanlah Personal Branding kalian dari sekarang. Dan yakinlah kalian akan sukses dengan Brand yang kalian buat sendiri.
Baca SelengkapnyaCampus Talk Itenas : Personal Branding

Minggu, 22 September 2013

Lembar Persembahan Terima Kasih




Lihat Kartu Studi Mahasiswa ternyata sudah setengah perjalanan yang telah saya lalui di kampus ini. Dan kalau dievaluasi dan dilihat juga sudah hampir 65% mata kuliah sudah saya ambil. Saya pribadi merasa senang karena telah melewati fase sulit dan menyebalkan dalam kehidupan di kampus. Mulai dari adaptasi akan pelajaran yang belum saya kuasai ketika saya belajar di STM dulu, hingga adaptasi dengan lingkungan kampus yang sangat kontras dengan kehidupan sebelumnya. Mulai dari teman, himpunan, budaya kampus, dosen, mahasiswa jurusan lain, dll. Tapi, itu semua sudah kulalui dengan sukses. Awalnya menjadi kekhawatiran bagi saya, namun saya coba untuk mengubah mindset yang ada sehingga semua hal diatas menjadi tantangan yang harus saya taklukan.
Dalam rangka mengevaluasi kinerja dalam 2 tahun perkulihan ini. Saya bersyukur kepada Allah atas segala limpahan berkah dan rahmat serta bantuanNYA yang selalu mengabulkan kebutuhan saya serta menunjukkan jalan terbaik yang harus saya tempuh. Terima kasih kepada Allah karena telah mengirimkan orang-orang luar biasa yang selalu membantu saya dalam menjalani perkuliahan ini. Terima kasih atas kecukupan rizki yang Allah limpahkan kepada kedua orang tua saya karenanya saya masih bisa berada di kampus ini dan masih dapat menuntut ilmu. Terima kasih kepada Allah yang telah menanamkan rasa cinta di hati saya sehingga saya mampu memotivasi diri sendiri dengan mencintai lingkungan sekitar dan belajar untuk ikhlas kepadanya. Terima kasih kepada Allah atas ujian yang diberikan sehingga saya menjadi ingat untuk kembali kepada jalan yang benar.
Kini saya berada di semester 5, berarti masih ada 3 semester lagi yang harus saya selesaikan. Dan bilamana 8 semester telah saya selesaikan dengan baik dan Tugas Akhirpun selesai, maka saya akan merasakan bagaimana nikmatnya wisuda dan juga merasakan status saya berganti menjadi seorang Sarjana Teknik. Amin.. Sudah saya bayangkan bagaiamana sibuknya nanti kuliah di tingkat akhir, sibuk mengerjakan Tugas Akhir dengan melakukan penelitian dan mencari berbagai literature, juga sibuk dengan bimbingan bersama dosen pembimbing yang terus merevisi laporan yang masih kurang sempurna. Betapa indahnya kubayangkan, walalupun kemungkinan untuk saya menjadi stress pun sangat besar. Tapi tidak apalah, namanya juga ngerjain Tugas Akhir yah mana ada yang didapat dengan cara mudah dan instant, pastinya butuh perjuangan yang amat luar biasa untuk menyelesaikannya.
Dan harapan saya di semester 5 ini dapat memahami semua mata kuliah yang saya ambil sehingga saya bisa mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari. Mungkin tidak semua akan bisa diaplikasikan dan juga mugkin tidak semua akan terpakai ketika kelak saya bekerja di dunia yang sesungguhnya. Tapi, kuliah mengajarkan saya tentang bagaimana berpikir secara logis dan terstruktur, kuliah mengajarkan saya untuk memahami konsep dasar dari suatu teori sehingga saya dapat memberikan solusi dari proses pemecahan masalah yang ada. Kuliah juga mengajarkan saya untuk lebih giat belajar dan bagaimana meningkatkan kapasitas diri.
Saya pribadi senang dengan mata kuliah yang diambil pada semester ini. Terlebih saya telah mengetahui tujuan dari mata kuliah yang saya ambil. Mungkin tidak sepadat di semester sebelumnya. Hanya 19 sks yang saya ambil dari 24 sks maksimalnya. Terdapat 6 mata kuliah didalamnya, yaitu :
1.    Pemilihan bahan dan proses
2.    Mekanika Fluida
3.    Manajemen Industri & Proyek
4.    Mesin CNC
5.    Perancangan Mesin
6.    Teknik Pengecoran
Dari ke-6 matakuliah diatas saya begitu bersemangat belajar Pemilihan bahan proses dan Mekanika Fluida. Karena 2 mata kuliah tersebut dari bidang yang saya minati, yaitu bidang material dan konversi energi. Selain itu dosen yang ngajarnya pun memang kompeten dan luar biasa, sangat memahami materi yang akan disampaikan kepada mahasiswa. Sehingga saya menjadi termotivasi untuk belajar lebih giat untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tapi bukan berarti saya meng anaktirikan mata kuliah lain, semuanya sama yaitu agar saya menjadi lebih baik dan siap lagi untuk menjadi seorang sarjana teknik mesin dengan skill, pengetahuan dan kompetensi yang sesuai.
          Dan walaupun kesibukkan selalu mengiringi langkah, saya tetap merasa tenang dapat melakukan hal-hal yang membuat saya senang. Dan satu pelajaran berharga yang saya dapat dari Pak Mario tentang membebaskan diri dari Stress adalah “Jangan terlalu memikirkan mengenai hal-hal yang akan terjadi di masa yang akan datang, tetap rencanakan hal penting dan lakukan yang terbaik”. Okey dan ternyata ketika saya praktekan dalam kehidupan, quote tersebut menjadi legitimasi. Tidak ada lagi kekhawatiran untuk saya terus meju dan menaklukkan semua rintangan. Juga pesan berharga yang sering teteh saya katakan adalah “Jangan menunggu bahagia baru kamu tersenyum, tapi tersenyumlah maka kamu akan bahagia”. Mungkin sifat saya yang sering mengutip quotes orang lain dan mengingatnya membuat saya sedikit lebih beruntung dari orang lain, karena apa? Karena saya dapat sesuatu perbaikan atas apa yang orang terdahulu mengalaminya sehingga saya tahu jalan mana yang harus saya ambil. Dan semua nasihat yang pernah saya terima dari orang yang lebih tua maupun lebih dewasa adalah tidak lain dan tidak bukan agar saya menjadi seorang yang dapat lebih berfikir logis, serta berlaku bijak. Terima Kasih semuanya.
          Terima Kasih juga kepada para penulis buku yang telah menulis sesuatu yang luar biasa, sehingga saya dapat membaca untaian kalimat yang tidak hanya sebatas tulisan, namun merupakan hiburan juga banyak pelajaran berharga didalamnya. Terima kasih juga bagi para blogger yang sudah berbagi cerita dan kisahnya sehingga saya dapat mengambil banyak manfaat yang kalian tulis. Terima kasih kepada lingkungan yang telah memberikan banyak pelajaran akan kehidupan sehingga tak henti-hentinya saya bersyukur kepada Allah.
Baca SelengkapnyaLembar Persembahan Terima Kasih