Senin, 25 Februari 2013

Jeruji Transparan

       Huh..Rasanya seperti berada dalam jeruji transparan yang bisa dibawa kemana-mana.Memang tidak terlihat dan juga bisa dibawa kemana-mana,tapi tetap saja terbelenggu.Justru menurut gue,ini lebih parah dibanding jeruji hotel prodeo,karena kegelisahan dan derita belenggunya terus terasa kemanapun gue pergi.Hingga saat malam tibapun,mata ini sulit untuk menutup dengan rapat dan dengan ikhlas menuju dunia mimpi,pikiran itu terus datang menghantui.
       Mungkin ini sebuah resiko yang harus gue terima,karena gue sulit banget menolak permintaan orang lain walaupun gue tau kalau gue ini belum tentu bisa menolongnya.Sulit banget buat berkata "tidak" dan memberikan penolakan yang halus terhadap ajakan atau tawaran.Bagi gue,kenapa harus imej yang harus gue jaga?kenapa gue dengan teguhnya menjaga agar imej gue tetep bagus dimata orang lain,walaupun sebenarnya gue sendiri menderita karena itu.Kenapa gue harus memiliki perasaan yang over tanggung jawab?dan selalu merasa bersalah bila ada sesuatu yang terlewat dari kewajiban gue sebagai manusia?Padahal orang lain bisa melenggang tenang dan bahagia walaupun mereka banyak melanggar tugas mereka,hati mereka menjadi besar dan semakin tenang.Sedangkan gue semakin cemas dan panik,memikirkan hal-hal yang sebenernya bukan porsi gue untuk mikirin.Kenapa harus ada perasaan iba?kenapa harus ada perbedaan?kenapa gue harus berbuat gini gitu?
        Gue ingin bebas dari belenggu jeruji transparan ini,gue ingin sayap ini bisa terbang lebih tinggi lagi tanpa melihat dan mempertimbangkan daratan dimana gue melompat.Kenapa juga jalan ceritanya harus seperti ini?berada dalam dunia yang sebelumnya tak pernah ada dalam angan,mimpi bahkan imajinasi gue.Dunia yang lebih menyeramkan dibanding gugusan pulau yang dipenuhi bangkai.Kenapa dosa ini terus berlanjut hingga turun temurun kau wariskan kepada generasi setelahmu yang sungguh tak berdosa dan tak tahu apa-apa.Seketika paradigma gue berubah total,semangat ini semakin berbuih tak bermasa.
Tak bisakah gue menikmati ini semua?ini semua begitu samar untuk gue nikmatin,begitu bertolak belakang dengan pernah gue dapetin sebelumnya.
        Bagaimana gue bisa tetep enjoy and comfort di jeruji ini sedangkan diluar sana para sipir dan napi lain sibuk menampar gue habis-habisan dengan bualan dan hinaan?Dimana jalan keluar dari ini semua?Gue butuh perubahan,bukan cara seperti ini yang gue mau dan mungkin orang lain yang bernasib seperti gue inginkan.Semoga ada peradilan besar yang bisa membawa gue keluar dari jeruji ini,jeruji transparan yang bisa dibawa kemana saja,sehingga gue tak bisa lepas dari belenggunya sekalipun gue masuk ke alam mimpi.
Baca SelengkapnyaJeruji Transparan

Minggu, 17 Februari 2013

Investasi Leher Keatas



Di jaman yang serba mudah dan serba flexible seperti sekarang ini,membuat laju perkembangan kemajuan peradaban manusia berjalan sangat cepat.Setiap individu dituntut untuk selalu memperbaharui dirinya agar dapat mengikuti perkembangan jaman dengan baik.Persaingan diantara individupun teramat ketat dan kental dengan nuansa sikut menyikut.Bila tidak memiliki kemampuan untuk mengatur strategi dengan cerdas dan tepat,bisa-bisa terlempar dari persaingan.Persaingan ini terjadi di semua segi kehidupan,dari mulai pendidikan,pergaulan atau sosial,bisnis,hingga politik.Semuanya sarat akan nuansa persaingan.Manusia tidak bisa menghindar dari itu semua,yang harus mereka lakukan adalah berjuang dan bertahan dalam persaingan,jika tidak seperti itu maka siap-siaplah untuk mengalami kesulitan dari persaingan perkembangan peradaban yang ketat ini.
Dibutuhkan ide cemerlang dan strategi cerdik dalam menghadapi kehidupan yang penuh kompetisi ini.Setiap orang dituntut untuk terus menggali potensinya dan mengupgrade kemampuannya agar bisa bertahan dalam persaingan.Banyak orang diluar sana yang terlempar dari persaingan,ada yang menjadi pengangguran,kerja serabutan,kerja bukan pada bidang yang ditekuninya,dll.Bukan tanpa kemampuan dan perjuangan mereka tersisihkan,melainkan faktor kreatifitaslah yang membuatnya seperti itu.Berfikir kreatif dan penuh inovasi adalah keharusan bagi orang-orang yang ingin terus maju.Dan memiliki nilai tambah (add value) adalah bahan bakar bagi mereka yang ingin terus dipercaya dan mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
Sebagai seorang mahasiswa yang akan segera menghadapi fase kehidupan yang sebenarnya,mereka dituntut untuk bisa memiliki kemampuan IQ & EQ melebihi rata-rata yang lainnya.Seorang mahasiswa diharapkan dapat melanjutkan tongkat estafet pembangunan peradaban kehidupan sebagai motor penggeraknya.Berbagai segi dan sendi kehidupan menunggu mereka yang siap berkontribusi dan membuat peradaban kehidupan ini menjadi lebih baik dan terus maju.Menciptakan inovasi baru dengan ide-ide yang fresh dan brilliant,mengembangkan sumber daya yang ada,memperbaharui system-sistem yang telah dibuat,adalah peer besar bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan hidup.Mahasiswa harus memiliki nilai lebih dari yang lainnya.
Namun didalam dunia perkuliahan sendiri yang tidak lepas dari objeknya yaitu mahasiswa terdapat banyak fenomena yang menarik untuk dibahas.Pertama,di Indonesia sendiri banyak seorang lulusan S1 yang masih belum terserap dunia kerja,banyak diantara mereka yang banting stir ke jalur lain diluar bidang keahliannya karena sulitnya mencari kerja,ada juga yang memulai bisnis dan menjadi entrepreuneur,banyak sekali fenomena dunia mahasiswa dan perkuliahan yang seru untuk dibahas.Namun itu dilihat dari segi lulusan atau alumni mahasiswa.Lalu,bagaimana dengan meraka yang masih berpredikat sebagai mahasiswa?pasti juga banyak fenomena khas dan fakta unik yang bisa ditemukan.Diantarannya adalah banyak dari mereka yang mengundurkan diri dari proses perkuliahan karena kurang siapnya mental dan financial;banyak yang mengambil jurusan yang tidak sesuai dengan passion mereka dengan berbagai alasan;dan masih banyak lagi.Sehingga kita akan melihat banyak kemungkinan output dari mahasiswa itu sendiri.Kualitas output akan berbanding lurus dengan proses input.Maka diperlukan sebuah modal agar output mereka dapat baik dan proses inputnya berjalan dengan baik pula.
          Saya menyebutnya investasi leher keatas.Secara bahasa investasi adalah penanaman modal dari suatu subjek untuk tujuan memperoleh keuntungan.Sedangkan leher ketas adalah sebuah konotasi yang dimaksudkan untuk menyebut otak.Leher ketas itu adalah otak,karena otak berada didalam kepala yang letaknya diatas leher.Jadi investasi leher keatas adalah menanamkan modal untuk otak kita.Karena kita sudah tahu bahwa otak adalah pusat komando segala bentuk pergerakan tubuh kita,mulai dari berfikir,menggerakan tangan,menggerakan kaki,dll.Otak menjadi pusat kendali atas tubuh dari setiap manusia dan otak sendiri merupakan investasi yang sangat berharga bagi seorang manusia.Jadi,dengan memiliki otak saja manusia sudah memiliki modal yang sangat besar dibanding mahluk lain.
Investasi leher keatas dimaksudkan untuk merangsang orang-orang untuk bisa berbuat dan berusaha lebih baik dibanding dengan orang lain untuk mencapai tujuan hidup dan cita-citanya yang mayoritas menginginkan kesuksesan.Yah,dengan mengoptimalkan kinerja otak dengan terus menanaminya dengan input-input yang positif maka yakinlah akan menghasilkan output yang positif juga.Banyak sekali kegiatan diluar sana yang bisa dilakukan oleh orang-orang agar kinerja otaknya terus meningkat dengan menginvestasikan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan kinerja otak.Perlu  diingat,selain investasi leher keatas ada juga investasi leher kebawah,dan perlu kalian tahu juga contohnya seperti belanja berbagai alat kecantikan yang mahal atau belanja pakaian yang mau tidak mau membawa kita menjadi seorang yang konsumtif dan hedonis karena memuaskan perut dan berbagai leher kebawah,bila kemampuan untuk menginvestasikan leher kebawah lebih besar dibanding menginvestasikan leher keatas kita maka kita akan mengalami kerugian,karena kepuasan leher kebawah adalah parsial dan sementara.Sebagai seorang yang masih muda,alangkah hebatnya bila dapat mengoptimalkan potensi otak kita dengan menginvestasikannya ke berbagai kegiatan.
Banyak sekali kegiatan diluar sana yang menginvestasikan leher keatas kita agar kehidupan kita bisa lebih baik dan mencapai kesuksesan.Sedikit saya akan memberikan beberapa contoh kegiatan yang termasuk dalam kegiatan investasi leher keatas,antara lain yaitu :
1.    Mengikuti Kursus belajar
Sudah banyak lembaga-lembaga bimbingan belajar di Indonesia yang bisa membantu kamu agar kinerja otak kamu bertambah.Secara tidak langsung mengikuti kursus belajar membuat kamu mendapatkan banyak ilmu tambahan yang belum tersampaikan di lembaga pendidikan formal.Lalu,secara tidak sadar juga kamu akan belajar bagaimana berkomunikasi dengan pihak lain dalam situasi yang jarang kamu temui dan mendapatkan gaya belajar yang berbeda yang belum tentu kamu dapatkan di lembaga pendidikan formal.Dan kegiatan ini juga dapat membuat kita mengefektifkan dan memanfaatkan waktu kita dengan kegiatan yang positif yaitu belajar.
2.    Mengikuti les bahasa inggris
Mengapa harus les bahasa inggris?selain sebagai bahasa internasional yang bisa digunakan  di semua Negara,belajar bahasa inggris akan meningkatkan kemampuan kita untuk bisa mengetahui berbagai ilmu pengetahuan dari berbagai artikel yang kebanyakan belum diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia,sebagai contoh dekat adalah kebanyakan teksbook yang saya temui di perpustakaan kampus adalah berbahasa inggris.Dengan belajar bahasa inggris lebih intens akan membuat kamu siap menghadapi tantangan kemajuan global yang tumbuh semakin cepat.Dengan memliki kemampuan berbahasa inggris juga kamu bisa berbagi dan bertukar cerita dengan penduduk bumi lainnya yang tersebar di berbagai Negara.Bisa dibayangkan betapa serunya bila kita dapat berkomunikasi dengan mereka dan satu sama lainnya saling mengerti apa yang sedang dibicarakan.
3.    Mengkoleksi buku
Loh kok harus membeli dan mengkoleksi buku?yah,menurut saya itu adalah investasi bagi leher keatas kita.Dengan mengkoleksi buku ,secara tidak langsung membuat kita membiasakan untuk membaca dan menggiatkan kita untuk hobi membaca.Karena ketika kamu banyak membaca berbagai buku entah itu buku pelajaran,kamus,novel atau apapun kamu akan merasa bahwa banyak sekali hal yang belum kamu ketahui diluar sana.Jadi,bila punya tambahan uang jajan daripada dipakai untuk hal-hal kurang bermanfaat mendingan dipakai untuk membeli buku sebagai bentuk investasi leher keatas.
4.    Mengikuti seminar
Bisa berupa seminar tentang bisnis,motivasi,pendidikan,sosial dan budaya atau apapun bentuknya.Dengan mengikuti seminar kamu akan mendapatkan berbagai tips menarik dan tak jarang banyak jurus rahasia yang dibagikan yang intinya membuat hidup ini lebih baik dan maju.Juga,kamu akan mendapatkan suasana belajar baru diluar kebiasaan.Bertemu banyak orang,bertemu dengan pembicara yang hebat,dll.Menjadikan kamu lebih percaya diri dalam meghadapi kehidupan yang penuh persaingan.Jadi,bila ada kesempatan untuk mengikutinya,janganlah disiasiakan karena itu akan menjadi investasi bagi leher keatas.
5.    Aktif dalam kegiatan keorganisasian/komunitas
Banyak sekali diluar sana bentuk dari organisasi,yang formalnya bisa berupa OSIS,ekskul,BEM,Himpunan,UKM,ataupun yang tidak formalnya seperti pecinta hal tertentu seperti : komunitas musik,komunitas pecinta binatang,dll.Dengan mengikuti organisasi kamu akan belajar bagaimana mengasah sofskill,seperti :kemampuan berbicara didepan umum,mengemukakkan pendapat,belajar untuk hidup mandiri dan bertanggung jawab terhadap tugas,bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan baik,bagaimana sikap kita menghadapi banyak orang dengan karakter yang berbeda,hingga membuat kamu menjadi peka dan mental kamu menjadi kuat menerima banyaknya keragaman antar individu.Dengan komunitas juga kamu akan lebih mudah mengembangkan hobby kamu dan saling berbagi dan bertukar informasi diantara anggotanya.Jadi,jangan sia-siakan masa muda kamu tanpa megikuti organisasi/komunitas.
6.    Membuat/mengikuti Small Group Discussion (SGD)
Dengan mingkuti SGD kamu akan belajar bagaimana membahas suatu tema tertentu hingga detail dengan berbagai pandangan didalamnya sebagai bentuk  referensi yang saling mendukung.Bertukar informasi dan pengalaman diantara pesertanya membuat pengetahuan dan tingkat intelegensi kamu bertambah.Kamu belajar untuk bisa berbicara,mendengarkan,berfikir,menyampaikan dan mempertimbangkan banyak hal.Dan lingkup pergaulan kamupun akan semakin luas dan banyak.Kamu akan menjadi kreatif karena kamu dibiasakan untuk berfikir melihat suatu hal dengan berbagai cara pandang yang berbeda.

Dari beberapa tips yang saya berikan seyogyanya bisa membuat potensi otak kamu menjadi meningkat dan kualitas hidup kamu juga akan meningkat.Kamu akan menikmati betapa hidup itu indah sekali.Maka jangan sia-siakan waktu dari hidup kamu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.Buatlah otak kamu sebagai senjata untuk kamu berperang menghadapi tantangan globalisme,menghadapi berbagai krisis yang multi dimensi.Kamu akan kuat dan tahan mengahadapi gempuran-gempuran jaman.Karena pola pikir dan mental kamu sudah dilatih,ditempa dan disiapkan untuk selalu bekerja optimal.Investasi leher keatas ini akan menjadi semangat bagi kita untuk terus maju dan secara tidak langsung melawan kegiatan konsumtif dan hedonis.Jadikanlah potensi otak kamu sebagai sebuah investasi yang tak ternilai harganya.OK? Selamat berinvestasi bagi leher keatas yang kamu miliki! (Redi Restu Fadilah-12 2011 109)

Baca SelengkapnyaInvestasi Leher Keatas

Minggu, 03 Februari 2013

Hikmah Dibalik Canda

Suasana kelas bersama dosen tersebut tidak seperti biasanya dan sangat berbeda dengan perjumpaan kami sebelumnya.Suasana kelas menjadi hening dan terasa haru di hari rabu tersebut.Berbeda sekali dengan pertemuan kita sebelumnya dengan dosen tersebut,mungkin kalo di ingat-ingat hampir setiap semester kita selalu bertemu dengan dosen tersebut terutama saya.Biasanya suasana kelas denga dosen yang bernama bapak x tersebut selalu dipenuhi dengan candaan dan tawa diantara kita sesama mahasiswa yang merasa lucu saja dengan tingkah dan gaya berbicara bapak x yang agak-agak cuek dan terkesan datar-datar saja,tapi tetap penuh senyuman,terlihat dia sangat ikhlas sekali menebarkan senyumannya kepada setiap orang yang berpapasan dengannya.Logat jawa yang cukup medok dan khas,membuat sebagian dari kami ikut terhipnotis untuk berbicara dengan logat jawa walaupun banyak dari kami bukan keturunan suku jawa.
Pertemuan pertama di semester baru ini dan merupakan mata kuliah yang barukita ambil juga untuk dipelajari.Seperti biasa si bapak memperkenalkan dirinya dengan logat medoknya sambil senyum-senyum,walaupun dia sudah tahu kalau kami semua telah mengetahui namanya dan sangat familier sekali di telinga kami.Lalu,si bapak menjelaskan dan mendeskripsikan mata kuliah yang akan diajarkan kepada kami dari mulai dasar hingga aplikasi luasnya nanti.Dengan membahas sedikit materi tentang mata kuliah tersebut yang relefansinya sangat dekat dengan jurusan teknik elektro,kami semua tidak merasa tabu ataupun keberatan,kami tetap enjoy menikmati perkuliahan ini walaupun langit diluar kelas sana sedang mendung.Ada beberapa mahasiswa yang tertidur pulas mendengarkan penjelasan si bapak,biasanya mereka yang seneng banget duduk di barisan belakang,mungkin kuliah ini dianggapnya sebagai pertunjukkan pembacaan dongeng sebelum tidur.Ah entahlah,,saya gak peduli.Ada juga mahasiswa yang dengan serius dan konsentrasi tingkat tinggi mendengarkan penjelasan si bapak,saking seriusnya matanya terus menatap tajam ke mulut si bapak yang sedari tadi menganga mengeluarkan kalimat-kalimat pengetahuan.
Penjelasan materipun berakhir dengan durasi waktu yang tidak terlalu lama.Karena pertemuan pertama biasanya hanya mereview deskripsi mata kuliah dan beberapa aturan main perkuliahan yang akan kami sepakati bersama.Lalu,si bapak yang sedari tadi berbicara,akhirnya menarik nafas panjang,lalu dengan lirih si bapa berkata “ada yang mau ditanyakan atau didiskusikan?”.Terangkatlah sebuah lengan dari seorang mahasiswa yang kelihatannya begitu antusias mengikuti perkuliahan dengn si bapak x,yah kalo boleh berspekulasi, ada satu persamaan antara mahasiswa tersebut denga si bapak dosen yaitu mereka berdua sama-sama keturunan suku jawa,dan gaya bertanya dia pun sudah sangat akrab seperti seorang teman yang satu kampong bertemu di perantauan.
Dia bertanya tentang background pendidikan si bapak,walaupun pertanyaannya sedikit melenceng dari bahasana perkuliahan tapi dia tetep Pede.Tapi dengan santai dan sekali lagi penuh senyum si bapa menjawab pertanyaan si mahasiswa dengan sistematis dan terstruktur.Suasana kelaspun menjadi hangat,mereka yang tertidurpun di barisan belakang akhirnya terbangun dan perlahan menikmati jawaban si bapak yang dipaparkan seperti sebuah dongeng.Si bapak bercerita kalau dia melanjutkan pendidikan S1 nya ke negeri kincir angin,sebuah negri yang banyak dikutuk oleh bangsa kami yang dulunya pernah menjajah selama 3,5 abad.Dia mendapatkan gelar disana dengan waktu studi yang tidak dari biasa yaitu 5,5 tahun,menurut pendapatnya kalau kuliah jurusan teknik mesin itu pasti lama lulusnya,5,5 tahun itu menurutnya waktu yang cukup dan wajar.Dan mahasiswapun terpingkal-pingkal tertawa melihat jawaban si bapak yang polos dan penuh senyuman.Lalu muncul ribuan peluru pertanyaan kepada si bapa dari mahasiswa yang penasaran dengan kehidupan si bapak diluar kampus,tentang kepribadian si bapak juga dan tentang pengalamannya.Si bapa melanjutkan ceritanya bahwa setelah lulus kuliah di negri kincir angin,dia meneruskan S3 di ngerinya hitler dan berhasil mendapat gelar juga disana.Lalu dia bercerita tentang di perusahaan mana saja dia bekerja dan bercerita tentang dinamika kehidupannya hingga menjadi dosen seperti sekarang ini.
Mahasiswapun begitu fokus mendengarkan cerita si bapak.Kelas ini menjadi berbeda dan terasa lebih hangat,seperti ada chemistry yang sudah terjalin kuat diantara kita satu sama lainnya.Setelah ngaler ngidul bercerita dan terkadang di sisipkan canda dan tawa di setiap ceritanya.Dengan spontan si bapa berkata “kenapa gak ada yang nanya apakah bapa pernah tinggal kelas?”.Mahasiswapun melongok mendengar pertanyaan tersebut,lalu seorang mahasiswa berlogat jawa dengan lantang berkata “oh iya pa,apakah bapa pernah tinggal kelas?”.Dengan lembut si bapak menjawab “ya”.Tiba-tiba suasana kelas menjadi sedikit gaduh dengan banyaknya spekulasi dan testimony para mahasiswa yang saling bersuara satu sama lainya.Dengan tenang si bapak bercerita kalau dirinya dulu waktu masih menuntut ilmu di bangku sekolah dasar,dirinya pernah tinggal kelas.Tidak dijelaskan juga dengan detail oleh si bapak kenapa dirinya pernah tinggal kelas.Tapi si bapak akhirnya memberikan beberapa kalimat motivasi kepada mahasiswa tentang pengalamannya dan perjuangannya bisa seperti sekarang ini,menjadi seorang dosen dengan lulusan luar negeri dan setia menghibahan ilmunya demi kecerdasan dan kemajuan orang lain.
Saya melihat seperti ada haru yang tertahan di matanya,ada gumpalan air yang menggenangi bola matanya,dan seketika kacamatanya menjadi berembun.Matanya tiba-tiba memerah,detak jantungnya mejadi lebih cepat,dan nafasnya menjadi tidak teratur lagi,dan terkadang dia berhenti bercerita lalu mengambil nafas dalam-dalam untuk bisa melanjutkan lagi ceritanya.Tiba-tiba suasana kelaspun menjadi beku seperti didalam lemari es,kami terkaget dan merasa tak percaya dengan apa yang sudah di ceritakan oleh si bapak.Tapi akhirnya kami dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari itu semua,dapat mengambil sebuah modal besar yang dikatakan si bapak lewat ceritanya,dan dapat mengambil kesimpulan bahwa ada hikmat di balik canda.Semua perspektif dan pendapat kami kepada si bapak tersebut mendadak berubah,perkuliahan di siang itu mengajarkan kami banyak hal yang tidak kami ketahui sebelumnya bahkan kami remehkan.Tidak ada pelajaran yang paling berharga selain bisa mengambil hikmah dibalik pengalaman orang lain.

Baca SelengkapnyaHikmah Dibalik Canda

Rabu, 30 Januari 2013

Si Lebah yang lupa dahan

Aku si lebah kecil yang lemah
tak memiliki cukup sayap kuat
untuk terbang di angkasa
angan dan imajinasi
menerawag jauh melewati angkasa
hingga galaksi

si lebah kecil yang selalu ditopang oleh
dahan dan daun yang kuat
berdiri tegap menantang langit
hingga waktupun membalas imajinasinya

kaki yang kuat berdiri
sayap yang gagah mengepak
dan mata yang tajam membidik
membuat si lebah terbang tinggi

melupakan dahan dan daun
yang setia menopang dirinya
tak ada hadiah terindah
dan kata kepedulian

akulah si lebah yang menjadi sombong
aku lupa,aku lupa dan aku khianat.
lebih baik sayap ini kupatahkan
kaki ini ku lemaskan
dan mata ini kututup rapat-rapat
sehingga aku bisa tahu dan mengerti
arti perhatian,pengorbanan dan terima kasih
Baca SelengkapnyaSi Lebah yang lupa dahan

Senin, 21 Januari 2013

Coretan Dibawah Tangisan Langit

Aku duduk termenung serius memperhatikan langit yang sedari tadi terus menangis,disebuah tempat dimana orang-orang dapat mengisi perutnya dengan unggas bersayap yang tubuhnya menguning lalu berubah kecoklatan.Ada apa dengan langit? Yang sejak sepekan terakhir menunjukkan rona kesedihan,seperti ada gejolak yang memenuhi hatinya.Tak pernah aku melihat dia menangis sesering dan dalam durasi yang cukup untuk menonton 7 sequel fim Harry Potter.Bagaikan seorang wanita yang kandas dalam perjalanan membentangkan layar bahtera cintanya.Tak henti-hentinya dia meneteskan jutaan air mata yang membasahi tanah yang terjal ini.
          Ditempat ini,disebuah tempat dengan meja beralaskan kain merah dibawah lindungan tenda biru, terik dan air tak dapat menembusnya.Dibawahnya terdapat api yang terus menyala dan mendekap erat baja bertelingakan baja.Riuh terdengar suara teriakan unggas bersayap meluncur satu demi satu hingga badannya mengering dan berwarna kecoklatan seperti gula aren.
          Biasanya tempat ini ramai dengan riuh suara sahabatku yang sibuk membicarakan indahnya hidup dan kejamnya cinta merobek hati mereka.Namun sekarang,semuanya berbeda.Sunyi,sepi,dingin,gelap dan tanpa ekspresi.Tak ada geak canda tawa yang kudengar.Aku hanya menikmati cucuran air mata yang menumbuk tanah dan tenda biru ini.Biasanya kami disuguhkan oleh pertunjukkan musik ringan dengan seorang berselendangkan gitar yang terus bersenandung.
          Sebatang rokok cukup memberiku inspirasi dan ketenangan untuk bertapa dalam kesunyian ini.Kuberanikan tangan ini untuk mengambil sepucuk kertas dan sebatang ballpoint didalam tas.Semoga aku tidak kehilangan moment ini,moment dimana aku menikmati indahnya kesunyian dalam rintik-rintik air di sabtu malam.Dan seprti orang yang tak sadarkan diri yang dirasuki arwah,tangan ini menari dalam alunan rintik hujan diatas secarik kertas,lalu meninggalkan coretan-coretan kata yang berbaris rapi membentuk pasukan paragraph.
          Coretan ini menjadi bekalku untuk bersembunyi dari gelapnya malam dan dinginnya atmosfer.Aku akan terjaga sepanjang malam dalam bayangan coretan ini,dan coretan ini juga menjadi jembatan penghubung antara indahnya mimpi dan kerasnya realitas.Wahai hujan,sampaikan juga salam hangatku bagi sahabat-sahabat yang terjaga dalam tidurnya diluar sana.Dekap erat tubuhnya dan nyanyikanlah sebuah lagu Classic sebagai pengantar bagi lelap tidurnya.
(ditulis di warung pecel lele di teuku umar bandung ,20 januari 2013 dan special dipersembahkan untuk mereka yang selalu setia menunggu hujan reda)
Baca SelengkapnyaCoretan Dibawah Tangisan Langit

Jumat, 18 Januari 2013

Aku & Teknik Mesin sebuh Mutualisme

Ada sebuah cerita yang ingin saya bagikan kepada kalian semua,bukan kisah sedih ataupun pilu, juga bukan kisah tentang seorang lelaki yang sedang dimabuk cinta.Kisah ini bercerita tentang sebuah luapan kebanggaan,kesenangan dan bentuk syukur dari seorang mahasiswa yang kini sedang menuntut ilmu di sebuah institute swasta yang cukup terkemuka di kota bandung dan mengambil jurusan teknik mesin.Yah,inilah saya yang bercerita tentang suka dan sedikit duka berkuliah di jurusan teknik mesin.
          Awalnya,saya merasa ragu memilih bidang teknik mesin sebagai bidang ilmu yang akan saya perdalam dan insya alloh menjadi ahli didalamnya.Berawal dari sebuah pengembaran yang cukup lama dan melelahkan pada fase kehidupan setelah lulus dari sekolah menegah pertama dan akan melanjutkan ke sekolah menengah atas.Bingung,itulah yang kurasakan dulu,pada usia yang baru bisa disebut remaja dengan pola pikir yang masih transisi dan labil membuat saya memutuskan untuk mengkonsultasikan dengan cukup serius urusan ini kepada orang tua.Besar harapan dalam hati untuk bisa meneruskan ke sekolah menengah umum(SMU) karena dirasa sebuah jalur yang lazim dan normal yang dilalui oleh anak-anak lain.Namun tidak demikian dengan pemikiran orang tua terutama ibu.Dia menyarankan saya untuk masu ke sekolah kejuruan atau dia bilang STM agar dapat memiliki keahlian khusus,jaga-jaga bila nanti setelah lulus dari sekolah menengah atas/sederajat tidak bisa meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi,jadi antisipasinya bisa bekerja agar tidak menjadi pengangguran,tentunya untuk membantu orang tua meringankan beban pengeluaran ekonominya.Jadi,kita (saya dan ibu) sepakat untuk mencoba mendaftarkan diri ke sekolah kejuruan atau lebih beken dibilang SMK.
          Alhamdulillah saya diterima disebuah sekolah kejuruan negeri di kota bandung dan letaknyapun tidak jauh dari tempat tinggal.Disekolah tersebut saya diterima di jurusan teknik mesin.Awalnya saya khawatir dan ragu dengan progress kemajuan saya di sekolah tersebut lebih khususnya di jurusan teknik mesin.Karena dulu dalam bayangan saya bahwa teknik mesin itu berhubungan dengan otak atik  mesin motor,bertemu oli setiap hari,kotor,jorok dan semua bayangan berbau bengkel motor atau mobil yang sebenarnya saya kurang begitu tertarik di bidang tersebut.Sempat ada ketakutan,karena memang sebelumnya belum pernah mengotak-atik motor dan sangat blank atau gelap bayangan tentang dunia teknik mesin.Namun setelah menjalani dan melewati tingkat satu di SMK tersebut saya banyak menemukan ilmu  dan hal baru.Semua pandangan dan bayangan  sebelum masuk ke dunia teknik mesin yang ragu-ragu berubah menjadi harapan yang cerah dan penuh semangat.Pada tingkat dua saya mengambil konsentrasi jurusan yaitu teknik fabrikasi logam,karena merupakan konsentrasi jurusan baru di sekolah dan saya melihat peluang kesuksesannya lebih besar di banding jurusan lain.
          Alhamdulillah,saya dapat melewati 3 tahun dengan banyak prestasi,pengalaman berharga,ilmu baru,dll.Terutama ketika melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di PT. Dirgantara Indonesia.Sebuah perusahaan hebat dengan visi terdepan yang mungkin tidak semua negara memiliki sebuah industri pesawat terbang.Beruntung Indonesia memiliki PT.DI yang dimata dunia dipandang sebagai industri  hebat yang mewakili  negara berkembang.Dan begitu juga dengan saya yang beruntung bisa prakerin disana.Saya banyak mendapat ilmu tentang tipe-tipe pesawat,elemen-elemen dalam sebuah pesawat,proses pemesinan untuk membuat part-part pesawat,assembly part-part pesawat hingga menjadi sebuah pesawat utuh,tahapan-tahapan pembuatan pesawat,dll.Sebuah pengalaman berharga yang tidak saya dapat sebelumnya di tempat manapun dan tidak dapat dinilai dengan uang berapapun.
          Alhamdulillah dan terus bersyukur kepada Alloh.Kini saya dapat melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang kuliah.Sekarang saya kuliah di Institut Teknologi Nasional (Itenas) mengambil program studi S1 dengan jurusan teknik mesin,yang artinya bila nanti saya lulus akan menjadi seorang Sarjana Teknik.Gila…Keren…akan menjadi seorang insunyur kalo kata orang dulu.Motivasi saya kuliah adalah ingin menjadi orang sukses dengan berbagai detail pembagiannya dan juga membahagiakan & membanggakan orang tua.Saya ingin menjadi seperti Pak Habibie yang mampu membuat inovasi di bidang teknik mesin khususnya dunia kedirgantaraan.Walaupun IQ dan kecerdasan kita sangat jauh berbeda,tapi saya akan mencoba dan merintis kesuksesan dari jalan lain.Seperti banyak orang bilang “ada banyak jalan menuju roma”.
          Belajar dan kuliah mendalami ilmu mesin memanglah perjuangan yang tidak mudah dan cenderung sulit.Matematika dan Fisika menjadi kawan sehari-hari,yang kita tahu orang-orang di luar sana banyak yang membencinya.Itu menjadi sebuah konsekuensi dari keputusan untuk terjun ke dunia teknik mesin.Padahal,saya pribadi merasa bukan orang yang menyukai keduanya (matematika & fisika) dari SMP hingga SMA,dan nilainya-pun dari dulu selalu dibawah standar.Tapi itu bukan alasan dan pembenaran untuk menyurutkan semangat saya dalam belajar ilmu teknik mesin.Bila kita mau berusaha dan berjuang dengan extra maka tidak ayal semua prestasi kelam di masa lalu bisa dihancurkan dengan prestasi gemilang.Ada sebuah quotes yang pernah dikatakan seorang dosen ketika memberikan kuliah dan motivasi ke mahasiswanya yang termasuk didalamnya adalah saya.Dia berkata : “Kalau kita ingin sukses,kita hanya perlu berusaha dan bekerja sedikit diatas rata-rata yang dilakukan orang-orang” .Hanya sedikit saja diatas rata-rata orang lain.Beliau juga memberi contoh analogi kehidupan nyata tentang  kejuaraan balap motor,yang dimana perbedaan waktu yang diraih seorang juara 1 dan juara 2 hanya kecil mungkin sepersekian detik,tetapi menjadikan yang sedikit perbedaan itu sebuah prestasi.
          Mungkin banyak yang bilang diluar sana kalau kuliah di jurusan teknik itu sulit.Memang benar apa yang mereka bilang,tetapi kembali lagi ke diri kita masing-masing yang menjalaninya.Hidup itu penuh ke- relative an seperti yang di bilang Enstein.Ada yang bilang sulit itungannya,harus hafal banyak rumus,tugasnya banyak,biayanya mahal,dll.Kembali lagi semua penuh ke-relativ an.Memang kuliah di jurusan teknik lebih spesifiknya teknik mesin sulit dan hitungannya banyak,logikanya harus di pakai.Tapi semua itu merupakan tuntutan yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang sarjana teknik yang hebat.Karena bidang teknik mesin banyak memberikan kontribusi bagi kehidupan manusia dan bila terjadi kesalahan,akibatnya akan sangat fatal bahkan mengancam keberlangsungan hajat hidup orang banyak.Aplikasi bidang teknik mesin sangatlah luas dan banyak.Dibalik kesuitan ada banyak kenikmatan yang diberikan bidang teknik mesin.Tanpa ilmu teknik mesin kita tidak akan pernah merasakan nikmatnya berkendara dengan sepeda motor,mobil bahkan pesawat;kita juga tidak akan bisa membuat sebuah struktur baja yang kuat yang bisa dibebani beban hingga 1000 Ton;kita juga tidak akan menikmati manfaat beberapa sumber energy yang ada(bahan bakar fosil,mikrohydro,sinar matahari,angin) karna tidak ada yang mampu menemukan jalan untuk mengkonversinya menjadi sebuah energy yang bisa dimanfaatkan;kita juga tidak akan tahu bahan dan material seperti apa yang cocok dan pas digunakan untuk membuat struktur rumah,kontruksi pesawat bila kita tidak belajar metalurgi;Aplikasi ilmu dari teknik mesin banyak menyentuh sendi-sendi kehidupan manusia.Dan yang membuat saya bangga adalah kita dapat membuat sesuatu yang kita inginkan dengan ilmu teknik mesin.Seperti membuat peralatan yang memudahkan aktifitas kerja kita.
          Semuanya lengkap ada di teknik mesin.Bahkan beberapa bidang ilmu lain juga kita pelajari.Seperti ilmu kimia,ilmu lingkungan,ilmu teknik sipil,ilmu bisnis,ilmu managemen,ilmu IT,dll.Dikampus tempat  saya kuliah bidang kajian ilmu teknik mesin dibagi kedalam 4 bidang,yaitu : Konversi energy,Kontruksi,Material/bahan,dan produksi.Bila konversi energy mempelajari tentang berbagai macam energy yang bisa dimanfaatkan dengan berbagai perhitungan konversi energy satu ke energy lainnya.Kontruksi lebih spesifik mempelajari bagaimana membuat sebuah struktur dengan berbagai perhitungan kekutannya dan aplikasi pada dunia nyata.Material/bahan mempelajari tentang material apa yang cocok digunakan untuk membuat suatu benda dengan kebutuhan sifat-sifat mekanik tertentu,bagaimana mengubah sifat-sifat suatu material seperti logam,komposit dan lain-lain.Serta Produksi yang focus bagaimana suatu bahan baku diolah dengan proses manufaktur hingga menjadi sebuah benda bernilai lebih.Hebat kan?jadi mengapa harus pikir-pikir dan ragu terhadap bidang teknik mesin?perhitungan yang pusing dan logika yang sulit dibayangkan merupakan konsekuensi,jangan takut menghadapinya?lihat apa yang akan kita dapatkan setelah mempelajarinya.
          Saya bangga menjadi seorang engineer,saya  akan membuat banyak inovasi teknologi bagi manusia untuk mempermudah kehidupan mereka dimasa depan.Saya senang bisa mendapat kesempatan untuk belajar ilmu-ilmu teknik khususnya ilmu mesin.
Baca SelengkapnyaAku & Teknik Mesin sebuh Mutualisme

Selasa, 01 Januari 2013

Kamar Impian

Jika kamu bertanya kepada 50 orang teman kamu,dengan sebuah pertanyaan yaitu “apakaha kamu mempunyai sebuah kamar sendiri?” dan saya yakin hamper 90% dari mereka menjawab “iya”.Lalu kamu menanyakan pertanyaan selanjutnya yaitu “bagaimana keadaan kamarmu?” mungkin kamu akan mendengar beragam jawaban dari mereka,ada yang bilang “kamarku adalah jati diriku” ada juga yang bilang “kamar adalah tempat terindah” dan ada juga yang berkata “kamarku adalah duniaku”.Memang tidak salah apa yang mereka ucapkan,kamar sebagai sebuah tempat kita bernaung dengan aktifitas belajar,ngerjain peer,nonton TV(kalo yg di kamarnya ada TV),ngerjain tugas di PC sambil internetan juga,tidur,nyanyi-nyanyi gak karuan,nge galau,nelpon pacar hingga berjam-jam,mainin gitar,masang poster band favorit,masang foto2,nyimpen lemari pakaian,nyimpen barang2 kesayangan,dan semua aktifitas mengasyikan dilakukan dikamar.Maka tak ayal,saya dapat menyimpulkan bahwa bentuk,situasi,keadaan suatu kamar merupakan proyeksi dari sifat,karakter dan idealis dari si pemiliknya.
Berbicara tentang berbagai aktifitas yang bisa dilakukan dikamar dan juga berbagai benda yang bisa disimpen di kamar,membuat saya iri,teramat sangat iri kepada mereka yang mempunyai kamar sendiri atau kamar pribadi.Pasalnya hingga saat ini saya belum menemukan waktu yang pas dimana Alloh mencurahkan rizki dan rahmatnya kepada saya untuk memiliki kamar sendiri.Tak apalah,saya tidak menyesali itu semua,tapi saya mempunyai harapan besar terhadap kamar sendiri.
Saya mulai bermimpi dan mengkhayal bila suatu hari nanti saya mempunyai kamar sendiri.Ku mulai membayangkan sebuah ruangan berbentuk persegi tidak terlalu besar juga kira2 berukuran 3x4 meter dengan tinggi 3 meter,cukuplah.Dengan satu lampu neon di tengah sebagai sumber penerangan.Didalamnya berisi 1 meja belajar dengan lemari untuk menyimpan buku,1 lemari untuk menyimpan pakaian plus cermin,1 laci tingkat 5 bermerk Excel untuk menyimpan pakaian,1 buah kasur lipat dengan 1 guling ;2 bantal;1 selimut tebal,dan rak besar dan panjang untuk menyimpan koleksi buku yang ditempel di dinding temboknya yang saya sebut sebagai “mini library” dan juga sebagai bentuk pemanfaatan ruang kosong secara vertical,1 meja untuk PC dengan speaker active untuk ngerjain tugas sambil dengerin lagu,beberapa lembar gabus/stereofoam menempel di dinding kamar untuk menempelkan jadwal kuliah serta catatan penting,beberapa foto yang dipajang di dinding kamar hingga menambah pemandangan dari kamar itu sendiri,lantainya beralasakan karpet dan beberapa bagian karpet karet yang disusun seperti puzzle untuk menambah kehangatan,dan tidak lupa sebuah gitar untuk menemani kekosongan.Dindingnya di cat dengan berbagai warna terang seperti :putih,biru awan,ungu,hijau,dll.Lalu pada atapnya yang tepat sejajar diatas tempat tidur akan dipasang kain berwarna hitam dengan lampu2 kecil kelap-kelip yang menempel pada permukaanya,yang akan dinyalakan ketika waktu tidur tiba dengan mematikan lampu neon utama,huh…udah kebayang gimana indah dan kerennya itu kamar,udah kayak di luar angkasa,lampu2 kelap-kelip itu bagaikan bintang2 yang bersinar,mungkin sensasi tidurnya seperti dialam terbuka.
Hari-hari bersama kamar sendiri akan disibukkan dengan kegiatan mengerjakan tugas,belajar,membaca buku,istirahat,mendengarkan dan mengulik lagu,bersenandung dengan gitar,dll.Saya sudah mampu membayangkannya dengan cukup kompleks dan detail,jadi saya yakin itu semua pasti terwujud,saya sudah menyelesaikan step pertama yaitu menciptakan gambaran kamar sendiri dalam pikiran dan disimpan didalam otak yang super canggih.Step selanjutnya adalah membangun dan mengusahakan apa yang sudah diciptakan di pikiran untuk direfleksikan pada kehidupan nyata.Sungguh fantastis dan luar biasa.
Ya Alloh,sampaikanlah aku dengan mimpi-mimpiku yang telah aku ciptakan dalam pikiranku.Pertemukanlah kita berdua dalam ruang,dimensi dan frekuensi yang sama.Pertemukanlah kita berdua dalam waktu yang baik.Jadikanlah pertemuan kita sebagai penggabungan dua unsur yang memiliki kekuatan super yang menghasilkan output yang luar biasa.
Baca SelengkapnyaKamar Impian

Sabtu, 29 Desember 2012

Mahal,Sedikit,Gak Enak,Tapi Elegant

Pernahkah kamu masuk ke suatu café atau tempat makan dan sejenisnya yang bagi kamu sangat tabu untuk kamu datengin?Selain dari harganya mahal,trus kamu juga kurang terbiasa dengan perilaku pengunjung yang ada disana juga.Mungkin kamu menyangka kalau kamulah orang yang udik dan kampungan,karena baru sekali dating ke tempat tsb.Kamu hanya diam dan duduk manis sambil sesekali kamu menengok ke sekitar melihat pemandangan yang jarang sekali kamu temui.
Ketika kamu sedang asik-asyiknya bengong,lalu kamu dikejutkan oleh pertanyaan temanmu yang menanyakan makanan/minuman apa yang akan kamu pesan,kamu terkejut dan hanya mangut-mangut saja sambil kelabakan panik mencari daftar menu.Alangkah terkejutnya dirimu ketika membaca daftar tsb.Banyak nama2 aneh yang susah sekali daam membacanya,entah itu merupakan sebuah bahasa mandarin,inggris,france mungkin juga bahasa Zimbabwe,entahlah.Dan yang lebih mencengangkan lagi adalah the price.Yah,harga dari nama2 aneh tersebut yang membuat kamu hanya bisa menelan ludah.Karena nilainya 2x bahkan 3x lipat dari nilai jatah uang jajan harian kamu.
Karena kamu juga merasa udah tanggung dan juga merasa tidak enak dengan teman-teman,kamu memutuskan untuk memesan sesuatu,karena rugi juga kalo udah dating ke tempat yang luar biasa ini dengan persiapan diri yang habis-habisan ,mulai dari pakaian,parfume,asesoris,dll.Terus kamu membaca secara cermat dan detail daftar menu tsb.Membaca untaian nama2 aneh.Saya yakin,kamu pasti mencari nama yang tidak teralu  aneh dan cenderung agak familer sama kamu dan harga yang cukup masuk akal.Seengganya kamu udah berkorban menabung selama 3 hari lebih hanya untuk mendapatkan ini semua.
Surprise….traalalalala…..Dan datanglah beberapa makanan yang sebenarnya berasal dari nama2 aneh dari daftar menu yang berevolusi menjadi benda real.Ternyata oh ternyata apa yang dibayangkan dan dicemaskan tidak sesuai dengan beban pikiran,kamu hanya tersenyum geli melihat sebuah benda transformasi dari nama2 aneh daftar menu yang menurut hemat kamu tidak ada bedanya dengan makanan yang sering kamu temui tiap harinya,tapi mungkin dengan pakaian yang sangat berbeda dan dengan nama yang lebih keren.Hahahahah….Akhirnyapun kamu mencicipi makanan tersebut dengan penuh kebanggaan karena kamu menyimpulkan bahw ini semua adalah refleki dari apa yang kita bilang : “Mahal,sedikit,gak enak,tapi elegant”
Baca SelengkapnyaMahal,Sedikit,Gak Enak,Tapi Elegant

Rabu, 26 Desember 2012

Surya Terus Bersinar

Aku tidak mengerti perasaanku padamu
Aku menyayangimu namun tak ada cinta yang menaungiku
Aku bingung ,haruskah senang ataukah sedih?
Melihat keadaanku yang seperti ini

Aku tidak membencimu dengan semua yang terjadi
Ini semua salahku yang terlalu cepat mengambil kesimpulan
Aku terlalu memikirkan perasaanmu yang kecewa dan aku yang terlena
Semua tidak seperti dulu yang pernah kita lalui berdua
Sekarang hanya aku dan kamu yang saling menyayangi namun
Cinta hanya berjalan dalam satu arah

Ini memang harus diakhiri dengan berjuta konsekuensi
Aku tak bisa terus diam dalam perasaan seperti ini
Sebuah pakaian perasaan yang tidak pantas aku pakai
Biarkan semua menguap seperti air di lautan
Engkau akan tetap menjadi matahari
Yang menghangatkanku tanpa pernah mengeluh
Dan aku akan tetap menjadi bumi yang siap
Menerima pancaran sinarmu,tanpa harus kita bersanding
Seperti bumi dan bulan.
Kau akan tetap berdiri tegak dan kokoh tak tergoyahkan
Kau adalah surya yang terus bersinar
Baca SelengkapnyaSurya Terus Bersinar

Selasa, 11 Desember 2012

Gubuk Tulisan

 Apa kabar wahai gubuk tulisanku? tempat indah,aman nan nyaman untuk berbagi kisah tentang apa yang terjadi padaku.Tempat yang tetap terjaga dikala badai waktu menerjang dan hujan cerita mengguyur deras.Kau menjadi sebuah pelampiasan akan sebuah perasaan yang relatif dan dinamis.Andai saja kau dapat berbicara dan sangat sensitif akan perlakuanku ini,mungkin akan banyak sebuah komentar pertentangan antara aku yang menuntut dan kau yang selalu memenuhi tuntutanku.Aku sungguh tidak mempersalahkan itu.

Aku pikir sekarang kamu telah menjadi TPS setiap pemikiran,curhatan,perasaan,penilaian aku akan apapun yang aku alami terhadap waktu.Walapun masih dalam skala yang cukup kecil tetapi aroma tak sedap akan tetap terhirup sampai hidung ini gatal dibuatnya.Aku tetap tidak peduli.

Aku sangat berterima kasih kepadamu yang selalu setia menjadi objek pelampiasan akan perasaanku.Kau memang tidak memberikanku solusi ketika aku dalam masalah dan juga tidak berkomentar akan sikapku.Tapi kau memang harus seperti itu,tetap menjaga sebuah siklus komunikasi yang tetap continue dan tak akan terputus.


Baca SelengkapnyaGubuk Tulisan

Senin, 19 November 2012

Dulu Tak Terbayangkan

Bisa meneruskan sekolah sampai ke jenjang kuliah bagiku memanglah suatu nikmat yang luar biasa.Suatu nikmat yang tak ternilai harganya.Tak bisa diukur oleh materi,tak bisa diungkapkan oleh kata-kata mutiara bahkan tak bisa diselebrasikan dengan bilang “wow” sambil salto.Maka bersyukurlah bagiku yang sudah mendapatkan kesempatan ini,dan aku pun tak hentinya mengucap kata Alhamdulillah kepada Alloh atas segala karunia,nikmat ,rahmat dan anugerahNYA yang telah diberikan padaku.Dan Alloh-pun berkata “bersyukurlah kalian,maka akan aku tambah nikmat itu”.Mungkin kalimat diatas seperti sebuah teks pidato yang akan dibacakan oleh pemenang penghargaan dalam sebuah ajang award.Tapi itu memang begitu adanya.
Selanjutnya,aku ucapkan berjuta-juta terima kasih kepada kedua orang tuaku terutama mamah,yang sudah mengasuhku hingga aku sebasar ini,mendidikku,dan selalu mendukungku dalam proses mencari ilmu.Karena jasa dan kerja keras mereka,aku bisa melanjutkan proses pencarian ilmu hingga ke jenjang kuliah,walaupun aku tahu bahwa sulit dan berat bagi kedua orang tuaku untuk bisa mengkuliahkanku.Mereka banting tulang dari subuh hingga malam untuk mencari uang agar aku bisa berkuliah,kadang mereka harus menundukan wajah dihadapan orang lain untuk mencari pinjaman uang untuk membayar biaya kuliahku,dan kadang mereka merelakan barang kesayangan mereka untuk dimiliki oleh orang dan mengambil manfaat dari sebuah transaksi dengan satu tujuan yaitu agar aku bisa kuliah.Suatu hari mamah pernah bilang kalo aku adalah harapan satu-satunya dia,mamah ingin kalau aku menjadi seorang yang sukses suatu hari nanti,menjadi orang besar,menjadi orang yang bisa merubah nasib,dan bisa mengangkat derajat keluarga.Aku juga sering melihat dan mendengar kalo mamah mendoakanku agar menjadi sukses setiap mamah berdoa sehabis shalat.Aku adalah anak satu-satunya atau semata wayang.Dan mamah juga pernah bilang kalo mamah akan menjadi sedih dan kecewa bilamana aku tidak bisa menjadi seperti apa yang mamah inginkan.Maka dari itu,bagiku kesuksesan adalah sebuah harga mati yang tak bisa ditawar-tawar lagi.Terima kasih mamah dan bapa atas bimbingan kalian aku bisa seperti sekarang ini,walaupun keadaan ini masih belum ideal dengan apa yang kalian inginkan.Tapi ,aku akan berjuang keras untuk terus meretas jalan terjal menuju puncak impian dan doa kalian padaku.
Tidak terbayang keadaanku bisa seperti sekarang ini.Aku bisa berkuliah di salah satu kampus yang cukup popular di kota bandung dan banyak orang bilang biaya kuliah disana cukup mahal.Sebenarnya aku bukanlah orang dari golongan yang serba berkecukupan,namun Alloh selalu memiliki jalan untuk mencukupkan kebutuhan kita dengan usaha yang lar biasa untuk mencapainya.Dulu tak terbayang,aku bisa sailing bersosialisasi dengan orang lain dengan handphone,aku bisa pergi ke kampus dengan mengendarai sepeda motor,bisa mengerjakan tugas kapapun dengan laptop,yang itu semua telah aku miliki.Dulu tak terbayang,aku bisa berkuliah di kampus yang cukup popular ini,tak terbayang bisa bergaul dengan orang-orang kalangan menengah keatas,tak terbayang bisa bertemu gubernur setiap bulannya,bisa belajar bahasa inggris,bisa belajar tentang energy,bisa kenal dengan orang-orang sukses dan luar biasa,bisa ikut seminar motivasi,bisa tampil di televisi,bisa belajar dengan dosen-dosen yang hebat,bisa belajar dan sharing  dengan dosen lulusan ITB,bisa dikenal oleh beberapa dosen,itu semua dulunya tak terbayangkan.
Yang aku ingat dan aku sadari,dulu aku senang bermimpi dan mengkhayal.Aku bermimpi bisa menjadi bos perusahaan,aku bermimpi bisa memiliki kendaraan pribadi,aku bermimpi bisa menjadi sarjana,aku bermimpi bisa bergaul dengan orang-orang yang lebih beruntung dariku,aku bermimpi bisa membeli rumah yang bagus,aku bermimpi bisa menjadi musisi,aku bermimpi menjadi guru,aku bermimpi menjadi orang yang sukses.Tapi tahukah kalian apa yang aku lakukan setelah mengkhayal itu semua?yah aku kebingungan,aku bingung dan tak tahu caranya agar mimpiku itu bisa terwujud,semua khayalan dan mimpi itu terasa semu,terasa utopis,namun didalam lubuk hatiku yang terdalam terselip keyakinan akan tercapainya semua mimpi dan khayan itu.
Alloh adalah tempatku meminta.Alloh mengabulkan doa dan keinginanku,walaupun dengan berbagai cara,perantara,dan waktu yang sulit dijelaskan oleh nalar dan logika.Alloh menunjukkan jalan yang benar agar mimpiku bisa terwujud,Alloh menempatkanku kedalam lingkungan yang baik,lingkungan yang bisa membantu kemajuanku untuk mencapai mimpiku.Alloh mempertemukanku dengan orang-orang yang luar biasa yang bisa membantu dan menunjang kemajuanku.Alloh memenuhi kebutuhanku.Allhamdulliah..Ya Alloh.
Aku tak bisa berdiri sendiri.Aku akan dapat berdiri tegak dan kokoh bila ditopang oleh lingkungan yang kokoh pula.Dan lingkungan yang kokoh itu adalah kedua orang tuaku,keluarga besarku,tetehku yang luar biasa baik yaitu the ovi,sahabat yang selalu mengingatkanku,teman-temanku dari sejak SD hingga kuliah,teman-temanku di marching band gita pakuan,teman-temanku di sekitar rumah,guru dan dosen ku yang luar biasa hebat,dan wanita yang selalu menginspirasiku,mereka adalah yang selalu mengokohkan kakiku untuk bisa berdiri tegak dan kuat menahan tiupan badai,sambaran halilintar bahkan getaran gempa bumi.
Aku tidak akan menyia-nyiakan semua pertolongan kalian,semua bantuan yang kalian berikan,semua doa yang kalian panjatkan,semua dukungan yang kalian teriakan,semua pujian yang kalian ucapkan,dan semua mimpi yang kalian harapkan,semua itu adalah energy bagiku untuk terus bergerak,berkarya,belajar,bekerja keras dan berusaha.
Baca SelengkapnyaDulu Tak Terbayangkan

Kamis, 15 November 2012

Beda Garis START

         “Semua orang menjalani hidup dengan garis START yang berbeda-beda”.Ada yang garis START nya jauh didepan rata-rata orang lain,ada juga yang sebaliknya yaitu  di belakang  rata-rata orang lain.Inilah hidup yang memang penuh perjuangan.Tidak bisa kita jalani dengan asal,yang penting asal bisa makan,asal bisa ngerokok,asal bisa lulus sekolah,asal bisa seneng dan asal-asal an yang lainnya.Mengatur hidup agar tetap stabil itu sama seperti meletakan sebuah kelereng diatas meja datar,sangat mudah sekali kelereng itu bergerak kemanapun sesuai gravitasi bahkan jatuh dari atas meja,dengan cekatan kita mengatur posisi meja agar kelereng bisa berada di tengah-tengah meja dan tidak terlalu banyak bergerak.Kalau dianalogikan seperti itu mengatur hidup memang sulit,penuh perhitugan dan penuh perasaan.
          Aku memang bukanlah orang yang begitu beruntung seperti kebanyakan teman-temanku.Aku tetap mensyukuri segala sesuatu yang Alloh berikan padaku.Namun yang membuat aku kesal adalah selalu ada ganjalan dihati ini tentang perbandingan hidupku dengan hidup orang lain.Didalam hati,secara tidak sadar otak mulai memikirkan hitung-hitungan nikmat yang Alloh berikan kepadaku dan kepada orang lain.Semacam iri namanya,sebuah sifat yang tidak terpuji dan tidak pantas aku memiliki perasaan seperti itu.Namun manusiawi juga memiliki perasaan iri.
          Perbedaan garis START dalam menjalani kehidupan ini membuatku harus berjuang extra untuk bisa mengejar ketertinggalanku.Tapi,aku tidak mau terus mengeluh dengan keadaanku seperti ini.Aku yakin suatu hari nanti semua mimpi-mimpiku akan terwujud,bahkan yang sekarang ku anggap mustahil saja aku yakin bisa mencapainya.
          Karena sering mendapatkan perlakuan diskriminatif  halus yang trasparan dalam pergaulan dengan orang lain.Aku kadang merasa minder dengan latar belakang yang aku miliki,aku merasa kecil,aku merasa jauh,aku merasa kurang berharga dari mereka.Aku merasa tidak pantas berada di tengah-tengah mereka.Semakin sering dan kuat pikiran dan perasaan itu muncul maka semakin kuat pula usaha dan kesabaranku untuk meredamnya.Aku terus mencoba meyakinkan diriku bahwa aku bisa melebihi mereka,aku bisa mendapatkan lebih dari apa yang mereka miliki sekarang.Aku bisa lebih sukses dari mereka.
          Musuku sekarang bukanlah mereka (teman-temanku),namun musuhku adalah perasaanku sendiri yang terus menghasudku supaya iri,tidak bersyukur,dan sombong.Perasaan seperti ini bila terus dibiarkan akan mengikis semua potensi kebaikanku.Aku akan melawanmu.Aku punya ibu dan ayah yang siap mendukungku kapanpun,aku juga punya sahabat dan teman yang selalu bisa menjadi pengisi kekosongan jiwaku.Bersama mereka aku tidak takut lagi untuk bermimpi dan menjalani hidup.Kubuka mataku lebar-lebar menyambut cahaya kemenangan.Perbedaan garis START ini tidak membuat langkahku melemah,tidak akan kubiarkan pendirianku menjadi goyah,tidak akan memperpendek nafasku,perbedaan garis START ini akan menjadi perlombaan lari marathon hidup untuk mencapai garis FINISH yang ditunggu-tunggu.
Baca SelengkapnyaBeda Garis START

Rabu, 17 Oktober 2012

Dihantam Baja dan Beton

              Haaaaaaaah…huuuuuuh…Akhirnya aku bisa bernafas lega dan bisa leluasa menarik oksigen sebanyak-banyaknya setelah semingggu kemarin seperti di cekik oleh kuntilanak dan genderuwo yang menyeramkan.Tapi ini bukan dalam konotasi yang sebenarnya melainkan sebuah Ilustrasi dari aktifitasku seminggu kemarin yang begitu menyeramkan hingga membuat aku tidak bisa tidur dan tidak ada waktu untuk tidur.
          Menjadi sebuah pertanyaan besar adalah kenapa dua jadwal kegiatanku bisa bertemu pada waktu yang bersamaan?dan yang bikin repot nya adalah kedua-duanya menuntut untuk dipenuhi.Pertama,adalah adanya acara kunjungan industry ke luar kota pada tengah pekan dan di akhir pekannya praktikum kuliah.Kedua,adalah masih pada waktu yang bersamaan namun lain urusan yaitu latihan marching band yang padat karena pada akhir pekan yaitu hari sabtu akan ada perlombaan yang kita (unit marching band) ikuti.Nah…kebayangkan gimana padetnya?mungkin bagi sebagian orang masih terdengar biasa aja,,,,tapi ijinkan saya menjelaskan apa saja yang memberatkannya.
          Pertama mengenai jadwal kunjungan industry memang tidak terlalu membebani pikiran tapi ini justru membantu meringankan beban saya,karena ada waktu untuk refreshing bermain ke luar kota bersama teman-teman kampus.Namun yang sangat membebani adalah praktikum,tanpa maksud untuk menyalahkan praktium saya berkata seperti ini.Saya cuma ingin jujur bercerita.Adalah tugas gambar teknik yang harus dikumpulkan pada saat praktikum.Kita semua tau kalo menggambar itu membutuhkan banyak waktu apalagi menggambarnya di kertas berukuran A1,yeah keren kan,tapi saya senang.Terus lagi setiap praktikum praktikan wajib membuat tugas pendahuluan yang proses pengerjaannya menggunakan mesin tik manual.Dan soal dari tugas pendahuluan itu keluar 12 jam sebelum praktikum dimulai jadi kalo praktikumnya sabtu pagi maka soal tugas pendahuluan keluar sore sekitar jam 5 pada hari jumatnya,dan secara tidak langsung itu memaksa saya dan praktikan yang lainnya bekerja lembur bahkan begadang.Terus pertanyaannya gimana dengan latihan marching band?yang kataya mau kejuaraan?Semua jadwal latihan bentrok dengan jadwal mengerjakan tugas.Kalo sudah begini pastinya ada yang harus dikorbankan.
          Namun yang dikorbankan bukanlah diantara kedua kegiatan tsbt.Mana mungkin saya bisa mengorbankan praktikum yang bila saya absen 1x saja maka index nilai menjadi E atau mengorbankan marching band yang sudah sebulan sebelumnya saya latihan tiap hari dan saya memang bertekad untuk ikut dalam kejuaraan.Yang satu merupakan kewajiban dan penghargaan saya terhadap perjuangan kedua orang tua dalam menyekolahkan saya ke tingkat universitas dan yang satu lagi adalah hobi yang mungkin hampir 1/3 hidup saya sudah saya berikan pada kegiatan tersebut.Jalan keluarnya adalah saya mengorbankan diri saya sendiri yaitu :
1.  Mengorbankan waktu tidur saya,4-5 jam bahkan 6 jam dari 7 jam waktu tidur yang saya punya.
2.    Mengorbankan waktu untuk belajar dan mengerjakan tugas kuliah yang lain
3.    Mengorbankan untuk mengerjakan laporan pertanggungjawaban acara himpunan.
4.    Mengorbankan untuk tidak hadir dalam kumpul himpunan.
5.    Mengorbankan untuk tidak hadir dalam halqah pengajian.
6.    Mengorbankan waktu untuk berinteraksi dengan teman-teman.
Yah,memang sebuah harga pengorbanan yang sebanding dengan urgensi nya praktikum dan perlombaan marching band.Tapi yang membuat saya bimbang dan khawatir adalah waktu tidur saya yang berkurang.Saya takut kondisi badan saya nge-drop,dan nantinya saya jatuh sakit,tapi solusi lainnya adalah dengan mengakalinya yaitu dengan makan yang banyak.
          Mungkin sebagian orang yang dekat dengan saya melihat saya stress dan tegang,tidak sedikit juga dari mereka yang ikut prihatin dan banyak juga yang menawarkan bantuan agar setidaknya beban saya bisa berkurang.Namun kegiatan ini tidak bisa saya bagikan agar bisa ringan,kegiatan ini menuntut saya yang harus menjadi aktornya dan yang harus diingat adalah bukan hasil yang menjadi prioritas melainkan proses yang harus saya lewati untuk menyelesaikanyna.Contohnya latihan marching band,tidak mungkin kalo saya meninggalkannya dan mencari pengganti.Saya harus terlibat aktif dalam latihan agar target dapat terpenuhi.
          Semingu kemaren memang sangat berat tapi saya mencoba sabar dan mengahdapinya dengan kepala dingin.Rasanya badan ini seperti dihantam baja dan beton yang kita tahu dua-duanya itu sangat keras dan bisa membuat badan hancur.Tapi badai itu sudah pergi dengan perlahan,sekarang telah nampak cahaya matahari yang menyambut pagi cerahku untuk beraktifitas normal lagi.Saya selalu berdoa kepada Alloh agar bisa dilancarkan dalam segala urusan dan saya percaya pada perkataan Alloh bahwa “sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan”.Banyak pelajaran dan hikmah berharga yang bisa saya petik salah satunya adalah sabar dan tawakal dalam menghadapi masalah,berharganya waktu dan pentingnya management waktu.Melalui tulisan ini saya sampaikan berita kemenangan saya dalam pertempuran minggu kemarin.Sekarang tinggalah saya bersyukur dan terus bersyukur kepada Alloh atas pertolonganNYA terhadap saya pada saat datang waktu sempit.
Baca SelengkapnyaDihantam Baja dan Beton

Minggu, 30 September 2012

Dikejar Debt Collector

Rasanya kepala ini seakan mau pecah, lalu mengeluarkan segala isi didalamnya keluar bak orang yang sedang muntah.Rasanya otak ini sudah terlalu berat menahan beban pikiran yang sebenarnya merupakan proyeksi dari sebuah komitmen dan tanggung jawab.Dunia seakan menjadi kejam terhadap saya yang hidup dalam bayang-bayang lingkaran preman.Premannya adalah  subjek-subjek yang terus meminta saya untuk tanggung jawab atas komitmen dan terus menagih hutang atas segala janji yang dulu pernah terucap dari bibir manisku.
          Kalo masalah janji kepada seseorang tidak terlalu menjadi beban pikiran karena orang tersebut santai dan tidak menagih,juga cenderung mereka sangat memahami beban pkiran yang saya pikul juga kadang memotifasi,saya sangat berterima kasih.Tapi,tetap dalam pikiran saya terbayang hutang  yang harus dibayar kepada mereka yang dulu pernah saya janjikan.Walaupun dengan konsekuensi suatu hari nanti tingkat kepercayaan mereka akan menurun.Sekali lagi,saya meminta maaf dan berterima kasih kepada mereka yang sebenarnya telah saya dzalimi karna saya ingkar dalam berjanji terhadap diri mereka maupun terhadap diri saya sendiri tetapi hati mereka tetap lapang menerima segala kedzalimanku dan jutru membalasnya dengan senyum penuh energy serta motifasi yang membangunkan.
          Namun yang terasa begitu berat membebani pikiranku adalah subjek-subjek yang meminta pertanggungjawabanku atas komitmen yang dulu pernah terucap dari bibir manisku ini.Sebenranya tidak ada masalah ketika menjalankan suatu kewajiban terhadap subjek tsb pada waktu yang terpisah atau jelas kapan dilaksanakannya.Tapi ini menjadi suatu masalah besar ketika subjek tsbt tidak berjalan sesuai dengan orbitnya masing2.Tiap2 subjek melewat batas apa yang telah disepakati denganku.Ada yang berputar lebih cepat dari kecepatan asalnya,ada juga yang sengaja menabrakan dirinya dengan subjek lain dan berani bertarung “siapa yang akan menang?”.
          Hidup seperti dikejar-kejar oleh debt kolektor yang senantiasa menebarkan terror kapanpun dan dimanapun saya berada.Mereka selalu menagih apa yang seharusnya menjadi hak mereka terhadapku,mereka tak pernah lelah untuk mengejarku sampai apa yang menjadi tujuan mereka tercapai,mereka bahkan tak segan-segan untuk memberikan sebuah tinju di mukaku dan mencaci maki dengan sebuah kalimat opini dan kesimpulan bahwa saa tidak bisa memenuhi janji.Tapi kalimat diatas hanyalah analogi dari contoh keadaan yang saya alami saat ini.Padahal sebenanrnya ini terasa lebih rumit dan kompleks,karena setiap bagiannya saling berhubungan dan datang pada saat yang nyaris bersamaan.
          Entah siapa yang egois?apakah diriku yang selalu ingin agar eksistensi hidupku diakui,keamanan jiwaku terlindungi dan ketenangan hatiku  terjaga yang egois?ataukah diriku ini yang ingin selalu enak sendiri dan instant dalam menjalani sesuatu?dan ataukah diriku yang selalu ingin mencari kesenangan dan kebebasan bergerak?sudahkah  semua pertanyaan diatas memberikan gambaran fakata bahwa aku ini egois?egois seperti apa yang engkau maksud ?apakah aku terlalu egois karena lebih mementingkan urusan diri sendiri dibanding urusan orang lain?apakah aku terlalu egois mementingkan kepuasan diri sendiri dibandingkan kepuasan orang lain?apakah terlalu egois jika aku terlalu memikirkan pandangan orang yang tulus ketimbang pandangan baik dari mereka yang memanfaatkanku?Saya memang egois,dan saya sepakat kalo egois itu perlu ada dalam kehidupan manusia.Ilmu yang saya dapatkan dalam sebuah buku adalah “pakailah tabung oksigen nafasmu sendiri sebelum kau menolong orang lain”.
          Saya sudah mulai lelah untuk mencari cara dan usaha agar beban ini dapat terurai.Semoga dengan tulisan yang tidak penting ini setidaknya bisa mengurangi beban pikiran saya.Rasanya ingin bersantai sejenak dan otak ini bebas dari pikiran berat itu semua.Terkadang aku memang harus cuek dan tidak jujur untuk menyelamatkan diriku.Aku hanya butuh waktu untuk bisa mengena diriku lebih dalam,memahami mimpi dan keinginanku,menjalankan indahnya hidupku.Whatever people call me irresponsible ,whatever people call me ignorant,I just need to relax my mind and grab again my beautiful life.
Baca SelengkapnyaDikejar Debt Collector

Senin, 10 September 2012

Merubah Perubahan

         Berbicara mengenai kemajuan dan kesuksesan tidak akan lepas dari sebuah kata yaitu “perubahan”.Karena bagaimana kita akan move on jika dari hal kecil dalam diri kita tidak mengalami sedikitpun perubahan.Banyak sekali contoh perubahan yang bisa diambil sebagai analogi seperti perubahan mindset,perubahan kebiasaan,perubahan tujuan dan perubahan orientasi kesuksesan.Tak sedikit orang disekitar kita yang menginginkan suatu kemajuan namun banyak dari mereka yang melupakan sebuah konsep dasar yaitu “perubahan”.
          Perubahan menjadi spirit yang akan menggerakan kita menuju suatu kemajuan yang diinginkan.Ada kemauan untuk berubah atau ada mimpi untuk berubah dari keadaan satu ke keadaan lain saja sudah menjadi modal besar dan berharga,tinggal diteruskan dengan usaha dan kerja keras.Banyak kita menjumpai orang-orang diluar sana yang berkata “aku ingin berubah” tapi pada kenyataanya mereka sulit untuk meninggalkan apa saja yang telah menjadi kebiasaannya sehingga perubahan yang mereka inginkan hanya menjadi wacana dan harapan kosong saja tanpa mereka tahu apakah akan terrealisasi atau tidak.
          Kesulitan pertama yang akan kita hadapi ketika kita memutuskan untuk berubah dalam suatu hal atau banyak hal adalah sulitnya kita beradaptasi dengan hal-hal baru yang mungkin sangat berbeda dengan keadaan kita sebelumnya.Harus diakui bahwa proses adaptasi adalah proses yang sangat menyebalkan,banyak mereka yang bimbang akan pilihannya untuk “berubah”.Ada sebagian diantara mereka yang memutuskan kembali kepada keadaan/kebiasaan sebelumnya dikarenakan kurang bulatnya niat untuk “berubah” dan kurang siapnya mental mereka menerima setiap “perubahan” yang terjadi pada diri mereka.Tapi kabar baiknya adalah banyak juga yang melanjutkan perjalanan menyebalkannya pada masa adaptasi dan melewati proses ini dengan berhasil,dikarenakan niat mereka yang bulat untuk “berubah” dan mental mereka yang sangat siap untuk menerima segala “perubahan” yang akan terjadi pada diri mereka.
          Keinginan untuk selalu move on dan sukses muncul begitu mengebu-gebu bak supporter sepak bola yang akan menyaksikan team kesayangannya bertanding.Keinginanya untuk sukses dan maju berubah menjadi 100x lipat lebih kuat dan besar dari sebelumnya ketika melihat orang terdekat ataupun orang yang mereka kenal mengalami kemajuan dan kesuksesan.Namun kesuksesan dan kemajuan bukanlah “mie instant” yang cepat untuk dibuat dan dinikmati hasilnya.Butuh proses panjang dan berliku yang harus dilewati.Maka janganlah mengambil sebuah jalan pintas dalam meraihnya,ingat!!ada sebuah esensi khusus yang dapat kita ambil yaitu bahwa setiap proses yang kita lewati bagaikan alur cerita sebuah film drama yang pergolakan emosinya berubah-ubah.Tinggal kita menebak apakah akhir dari film drama itu merupakan happy ending ataukah bad ending ataupun menggantung.Dari analogi tadi kita ditempatkan sebagai seorang penulis scenario plus seorang actor/aktris dalam sebuah proyek besar film kehidupan.Mungkin bahasannya sedikit melenceng dari bahasan kita mengenai “perubahan”,tapi hal ini saling terkait dan mendukung satu sama lainnya.
          Kita menemukan sebuah fakta baru dan unik bahwa ternyata konsep dasar dari keinginan untuk sukses adalah adanya kemauan untuk “berubah”.Dari konsep dasar ini kita dapat mengembangkannya lebih luas dan lebih dalam lagi.Bahwa “berubah” atau “perubahan” menjadi pemantik awal kita dalam sebuah pergerakan untuk terus move on dan meraih sukses.Dan sebuah doktrin yang terus diperdengarkan dan disebarluaskan bagi mereka para pencari “perubahan” adalah “hargai prosesnya dan syukuri hasilnya”.Keep spirit and keep going move on!! We want a change;we can changed;we will changed;and we must changed!
Baca SelengkapnyaMerubah Perubahan

Selasa, 28 Agustus 2012

Perjalanan Aktifitas Musik & Gelar Senja 2012

          Berbicara tentang kehidupan bermusikku pasti tidak akan lepas dari kegiatan marching band. Yah kegiatan ini sudah hampir 3 tahun saya jalani.Motivasi awal ingin bergabung dengan marching band adalah ingin mendapatkan ilmu musik secara gratis,yah itung-itung les musik gratis dan mengisi waktu luang dengan aktifitas positif.Namun setelah terjun hampir 3 tahun dalam aktifitasnya saya mendapatkan tidak hanya sekedar ilmu musik tapi banyak hal positif yang saya dapatkan.Mulai dari teman baru,sahabat baru,lingkungan main baru,pengalaman baru ,dll.Sekarang saya merasa kalau marching band menjadi sepertiga aktifitas hidup saya setelah Sekolah dan mengaji.
          Marching band Gita Pakuan adalah unit marching band yang saya ikuti.Sebuah unit marching band besar dibawah naungan pemerintahan provinsi Jawa Barat dengan banyak prestasi yang telah diraih,menjadikan saya merasa bangga bisa bergabung dengannya.Pertama masuk unit ini sekitar November 2009 ketika saya duduk di kelas 11,bersama teman-teman satu sekolah kita berbondong bondong masuk unit ini dengan banyak misi,namun setelah hampir 3 tahun berjalan hanya tinggal beberapa orang saja yang masih bertahan.Sebuah kebanggaan yang tak ternilai dapat bergabung dengan komuitas musik dengan jumlah SDM yang banyak didalamnya dan juga dibawah asuhan gubernur.Sebuah harapan positif dari keluarga,sahabat,dan teman-teman ketika saya bergabung dengan unit ini.
          Saya memainkan instrument musik bernama Tuba.Sebuah instrument musik tiup yang masuk dalam keluarga Brass dengan bentuk yang besar  dan karakter suara yang nge-bass.Saya sangat senang dan enjoy ketika memainkan tuba,walaupun banyak orang bilang kalo tuba itu berat(bobotnya) dan boros(produktifitas udara yang harus dikeluarkan) ketika memainkannya,tapi saya tidak peduli bagi saya tuba menjadi pacar kedua saya.Saya sangat berterima kasih kepada senior yang mengajari saya memainkan tuba dan rekan satu alat yang selalu mendukung untuk terus mengeksplorasi kemampuan bermusik saya.Special terima kasih saya ucapkan kepada teh Sri Ws,Ridwan,Gani yang sudah mengajari saya dan juga kepada sahabat saya ucup dan heri yang setia menjadi partner bermain tuba selama hampir 3 tahun.Semuanya terima kasih banyak.
          Berbicara mengenai aktifitas marching band rasanya tidak lengkap bila tidak membicarakan event apa saja yang telah marching band gita pakuan ikuti.Kita (saya & gita pakuan) sudah banyak mengikuti event ,baik yang berupa event resmi,event kejuaraan maupun event hiburan.Kalo yang resmi kita rutin setiap bulannya tampil sebagai korsik dalam upacara hari penting di gedung sate,mengenai kejuaraan sebenarnya GP sudah banyak mengikuti event kejuaraan namun yang baru saya ikuti selama hampir 3 tahun ini hanya baru 2 event kejuaraan yaitu IOMBC 2011 sebagai Colour Guard dan BMBC 2011 sebagai pemain tuba,Alhamdulilah pada event BMBC kita mendapatkan juara 1 street parade.Dan yang terakhir adalah event hiburan,nah yang ini baru kita sering tampil antara lain pada event : MTV VJ Hunt 2010,Kemilau Nusantara,jalan santai dengan banyak sonsor yang berbeda,jalan santai bersama gubernur,dan masih banyak lagi.Namun yang selalu menjadi penantian adalah event Gelar Senja.Yah,mungkin diantara kalian semua ada yang udah tahu tentang gelar senja,betul sekali gelar senja adalah event hiburan yang diselenggarakan pada tanggal 17 agustus dan pelaksanaanya sebelum upacara penurunan bendera di lapangan Gasibu Bandung,mengapa Gelar Senja menjadi event yang dinanti?karena pada event tersebut Penampilan Gita Pakuan menjadi pusat perhatian para insan marching band yang berada di kota Bandung dan sekaligus menjadi moment reuni para alumni Gita Pakuan,dan event ini juga menjadi sangat special karena bertepatan dengan hari ulang tahun marching band Gita Pakuan.
          Pada Gelar Senja Tahun 2012 ini GP tampil dengan 75 pasukan yang membawakan empat buah lagu yaitu : In the Height part 2 & 3,Mojang Priangan dan sik asik.Gelar senja 2012 menjadi pembuktian bangkitnya marching band GIta Pakuan dengan moto “Gita Pakuan Strikes Back” dan bertepatan pada moment ulang tahunnya yang ke 17.Good time for the best moment.Dengan kesempatan emas seperti ini kita sebagai pemain tidak menyianyiakannya dengan berusaha sekuat tenaga untuk tampil maksimal dalam Gelar Senja 2012.
          Alhamdulillah misi telah diselesaikan dengan baik dan sukses.Gelar Senja 2012 pun telah ditaklukan dan respon positif banyak keluar dari mulut pejabat,senior dan insan marching band kota bandung.Pesta kemenangan ini ditutup dengan sebuah selebrasi dan perayaan ulang tahun Gita Pakuan yang ke 17 di markas besar yang berada di gedung Disorda Jabar.Perayaan ulang tahun ini menjadi pesta penutup dari rangkaian acara gelar senja 2012 dan menjadi cerita indah hari itu sebagai pengantar tidur menuju mimpi yang indah.Terima Kasih Gita Pakuan,terima kasih para pelatih,asisten pelatih dan para senior yang selalu mendukung dan membantu kita dalam setiap penampilan.Terima Kasih teman-teman anggota Gita Pakuan yang lain yang sudah berjuang,berlatih dan berkorban bagi kejayaan Gita Pakuan.Hari ini harus lebih baik.Dan kejayaan akan segera kita rebut kembali bersama.
GP!!!!
Yes..yes..yes..
GP..GP.GP…
Yeeeeesssss…..GP…
UHHH!!!!!!!
Baca SelengkapnyaPerjalanan Aktifitas Musik & Gelar Senja 2012