Minggu, 30 September 2012

Dikejar Debt Collector

Rasanya kepala ini seakan mau pecah, lalu mengeluarkan segala isi didalamnya keluar bak orang yang sedang muntah.Rasanya otak ini sudah terlalu berat menahan beban pikiran yang sebenarnya merupakan proyeksi dari sebuah komitmen dan tanggung jawab.Dunia seakan menjadi kejam terhadap saya yang hidup dalam bayang-bayang lingkaran preman.Premannya adalah  subjek-subjek yang terus meminta saya untuk tanggung jawab atas komitmen dan terus menagih hutang atas segala janji yang dulu pernah terucap dari bibir manisku.
          Kalo masalah janji kepada seseorang tidak terlalu menjadi beban pikiran karena orang tersebut santai dan tidak menagih,juga cenderung mereka sangat memahami beban pkiran yang saya pikul juga kadang memotifasi,saya sangat berterima kasih.Tapi,tetap dalam pikiran saya terbayang hutang  yang harus dibayar kepada mereka yang dulu pernah saya janjikan.Walaupun dengan konsekuensi suatu hari nanti tingkat kepercayaan mereka akan menurun.Sekali lagi,saya meminta maaf dan berterima kasih kepada mereka yang sebenarnya telah saya dzalimi karna saya ingkar dalam berjanji terhadap diri mereka maupun terhadap diri saya sendiri tetapi hati mereka tetap lapang menerima segala kedzalimanku dan jutru membalasnya dengan senyum penuh energy serta motifasi yang membangunkan.
          Namun yang terasa begitu berat membebani pikiranku adalah subjek-subjek yang meminta pertanggungjawabanku atas komitmen yang dulu pernah terucap dari bibir manisku ini.Sebenranya tidak ada masalah ketika menjalankan suatu kewajiban terhadap subjek tsb pada waktu yang terpisah atau jelas kapan dilaksanakannya.Tapi ini menjadi suatu masalah besar ketika subjek tsbt tidak berjalan sesuai dengan orbitnya masing2.Tiap2 subjek melewat batas apa yang telah disepakati denganku.Ada yang berputar lebih cepat dari kecepatan asalnya,ada juga yang sengaja menabrakan dirinya dengan subjek lain dan berani bertarung “siapa yang akan menang?”.
          Hidup seperti dikejar-kejar oleh debt kolektor yang senantiasa menebarkan terror kapanpun dan dimanapun saya berada.Mereka selalu menagih apa yang seharusnya menjadi hak mereka terhadapku,mereka tak pernah lelah untuk mengejarku sampai apa yang menjadi tujuan mereka tercapai,mereka bahkan tak segan-segan untuk memberikan sebuah tinju di mukaku dan mencaci maki dengan sebuah kalimat opini dan kesimpulan bahwa saa tidak bisa memenuhi janji.Tapi kalimat diatas hanyalah analogi dari contoh keadaan yang saya alami saat ini.Padahal sebenanrnya ini terasa lebih rumit dan kompleks,karena setiap bagiannya saling berhubungan dan datang pada saat yang nyaris bersamaan.
          Entah siapa yang egois?apakah diriku yang selalu ingin agar eksistensi hidupku diakui,keamanan jiwaku terlindungi dan ketenangan hatiku  terjaga yang egois?ataukah diriku ini yang ingin selalu enak sendiri dan instant dalam menjalani sesuatu?dan ataukah diriku yang selalu ingin mencari kesenangan dan kebebasan bergerak?sudahkah  semua pertanyaan diatas memberikan gambaran fakata bahwa aku ini egois?egois seperti apa yang engkau maksud ?apakah aku terlalu egois karena lebih mementingkan urusan diri sendiri dibanding urusan orang lain?apakah aku terlalu egois mementingkan kepuasan diri sendiri dibandingkan kepuasan orang lain?apakah terlalu egois jika aku terlalu memikirkan pandangan orang yang tulus ketimbang pandangan baik dari mereka yang memanfaatkanku?Saya memang egois,dan saya sepakat kalo egois itu perlu ada dalam kehidupan manusia.Ilmu yang saya dapatkan dalam sebuah buku adalah “pakailah tabung oksigen nafasmu sendiri sebelum kau menolong orang lain”.
          Saya sudah mulai lelah untuk mencari cara dan usaha agar beban ini dapat terurai.Semoga dengan tulisan yang tidak penting ini setidaknya bisa mengurangi beban pikiran saya.Rasanya ingin bersantai sejenak dan otak ini bebas dari pikiran berat itu semua.Terkadang aku memang harus cuek dan tidak jujur untuk menyelamatkan diriku.Aku hanya butuh waktu untuk bisa mengena diriku lebih dalam,memahami mimpi dan keinginanku,menjalankan indahnya hidupku.Whatever people call me irresponsible ,whatever people call me ignorant,I just need to relax my mind and grab again my beautiful life.
Baca SelengkapnyaDikejar Debt Collector

Senin, 10 September 2012

Merubah Perubahan

         Berbicara mengenai kemajuan dan kesuksesan tidak akan lepas dari sebuah kata yaitu “perubahan”.Karena bagaimana kita akan move on jika dari hal kecil dalam diri kita tidak mengalami sedikitpun perubahan.Banyak sekali contoh perubahan yang bisa diambil sebagai analogi seperti perubahan mindset,perubahan kebiasaan,perubahan tujuan dan perubahan orientasi kesuksesan.Tak sedikit orang disekitar kita yang menginginkan suatu kemajuan namun banyak dari mereka yang melupakan sebuah konsep dasar yaitu “perubahan”.
          Perubahan menjadi spirit yang akan menggerakan kita menuju suatu kemajuan yang diinginkan.Ada kemauan untuk berubah atau ada mimpi untuk berubah dari keadaan satu ke keadaan lain saja sudah menjadi modal besar dan berharga,tinggal diteruskan dengan usaha dan kerja keras.Banyak kita menjumpai orang-orang diluar sana yang berkata “aku ingin berubah” tapi pada kenyataanya mereka sulit untuk meninggalkan apa saja yang telah menjadi kebiasaannya sehingga perubahan yang mereka inginkan hanya menjadi wacana dan harapan kosong saja tanpa mereka tahu apakah akan terrealisasi atau tidak.
          Kesulitan pertama yang akan kita hadapi ketika kita memutuskan untuk berubah dalam suatu hal atau banyak hal adalah sulitnya kita beradaptasi dengan hal-hal baru yang mungkin sangat berbeda dengan keadaan kita sebelumnya.Harus diakui bahwa proses adaptasi adalah proses yang sangat menyebalkan,banyak mereka yang bimbang akan pilihannya untuk “berubah”.Ada sebagian diantara mereka yang memutuskan kembali kepada keadaan/kebiasaan sebelumnya dikarenakan kurang bulatnya niat untuk “berubah” dan kurang siapnya mental mereka menerima setiap “perubahan” yang terjadi pada diri mereka.Tapi kabar baiknya adalah banyak juga yang melanjutkan perjalanan menyebalkannya pada masa adaptasi dan melewati proses ini dengan berhasil,dikarenakan niat mereka yang bulat untuk “berubah” dan mental mereka yang sangat siap untuk menerima segala “perubahan” yang akan terjadi pada diri mereka.
          Keinginan untuk selalu move on dan sukses muncul begitu mengebu-gebu bak supporter sepak bola yang akan menyaksikan team kesayangannya bertanding.Keinginanya untuk sukses dan maju berubah menjadi 100x lipat lebih kuat dan besar dari sebelumnya ketika melihat orang terdekat ataupun orang yang mereka kenal mengalami kemajuan dan kesuksesan.Namun kesuksesan dan kemajuan bukanlah “mie instant” yang cepat untuk dibuat dan dinikmati hasilnya.Butuh proses panjang dan berliku yang harus dilewati.Maka janganlah mengambil sebuah jalan pintas dalam meraihnya,ingat!!ada sebuah esensi khusus yang dapat kita ambil yaitu bahwa setiap proses yang kita lewati bagaikan alur cerita sebuah film drama yang pergolakan emosinya berubah-ubah.Tinggal kita menebak apakah akhir dari film drama itu merupakan happy ending ataukah bad ending ataupun menggantung.Dari analogi tadi kita ditempatkan sebagai seorang penulis scenario plus seorang actor/aktris dalam sebuah proyek besar film kehidupan.Mungkin bahasannya sedikit melenceng dari bahasan kita mengenai “perubahan”,tapi hal ini saling terkait dan mendukung satu sama lainnya.
          Kita menemukan sebuah fakta baru dan unik bahwa ternyata konsep dasar dari keinginan untuk sukses adalah adanya kemauan untuk “berubah”.Dari konsep dasar ini kita dapat mengembangkannya lebih luas dan lebih dalam lagi.Bahwa “berubah” atau “perubahan” menjadi pemantik awal kita dalam sebuah pergerakan untuk terus move on dan meraih sukses.Dan sebuah doktrin yang terus diperdengarkan dan disebarluaskan bagi mereka para pencari “perubahan” adalah “hargai prosesnya dan syukuri hasilnya”.Keep spirit and keep going move on!! We want a change;we can changed;we will changed;and we must changed!
Baca SelengkapnyaMerubah Perubahan

Selasa, 28 Agustus 2012

Perjalanan Aktifitas Musik & Gelar Senja 2012

          Berbicara tentang kehidupan bermusikku pasti tidak akan lepas dari kegiatan marching band. Yah kegiatan ini sudah hampir 3 tahun saya jalani.Motivasi awal ingin bergabung dengan marching band adalah ingin mendapatkan ilmu musik secara gratis,yah itung-itung les musik gratis dan mengisi waktu luang dengan aktifitas positif.Namun setelah terjun hampir 3 tahun dalam aktifitasnya saya mendapatkan tidak hanya sekedar ilmu musik tapi banyak hal positif yang saya dapatkan.Mulai dari teman baru,sahabat baru,lingkungan main baru,pengalaman baru ,dll.Sekarang saya merasa kalau marching band menjadi sepertiga aktifitas hidup saya setelah Sekolah dan mengaji.
          Marching band Gita Pakuan adalah unit marching band yang saya ikuti.Sebuah unit marching band besar dibawah naungan pemerintahan provinsi Jawa Barat dengan banyak prestasi yang telah diraih,menjadikan saya merasa bangga bisa bergabung dengannya.Pertama masuk unit ini sekitar November 2009 ketika saya duduk di kelas 11,bersama teman-teman satu sekolah kita berbondong bondong masuk unit ini dengan banyak misi,namun setelah hampir 3 tahun berjalan hanya tinggal beberapa orang saja yang masih bertahan.Sebuah kebanggaan yang tak ternilai dapat bergabung dengan komuitas musik dengan jumlah SDM yang banyak didalamnya dan juga dibawah asuhan gubernur.Sebuah harapan positif dari keluarga,sahabat,dan teman-teman ketika saya bergabung dengan unit ini.
          Saya memainkan instrument musik bernama Tuba.Sebuah instrument musik tiup yang masuk dalam keluarga Brass dengan bentuk yang besar  dan karakter suara yang nge-bass.Saya sangat senang dan enjoy ketika memainkan tuba,walaupun banyak orang bilang kalo tuba itu berat(bobotnya) dan boros(produktifitas udara yang harus dikeluarkan) ketika memainkannya,tapi saya tidak peduli bagi saya tuba menjadi pacar kedua saya.Saya sangat berterima kasih kepada senior yang mengajari saya memainkan tuba dan rekan satu alat yang selalu mendukung untuk terus mengeksplorasi kemampuan bermusik saya.Special terima kasih saya ucapkan kepada teh Sri Ws,Ridwan,Gani yang sudah mengajari saya dan juga kepada sahabat saya ucup dan heri yang setia menjadi partner bermain tuba selama hampir 3 tahun.Semuanya terima kasih banyak.
          Berbicara mengenai aktifitas marching band rasanya tidak lengkap bila tidak membicarakan event apa saja yang telah marching band gita pakuan ikuti.Kita (saya & gita pakuan) sudah banyak mengikuti event ,baik yang berupa event resmi,event kejuaraan maupun event hiburan.Kalo yang resmi kita rutin setiap bulannya tampil sebagai korsik dalam upacara hari penting di gedung sate,mengenai kejuaraan sebenarnya GP sudah banyak mengikuti event kejuaraan namun yang baru saya ikuti selama hampir 3 tahun ini hanya baru 2 event kejuaraan yaitu IOMBC 2011 sebagai Colour Guard dan BMBC 2011 sebagai pemain tuba,Alhamdulilah pada event BMBC kita mendapatkan juara 1 street parade.Dan yang terakhir adalah event hiburan,nah yang ini baru kita sering tampil antara lain pada event : MTV VJ Hunt 2010,Kemilau Nusantara,jalan santai dengan banyak sonsor yang berbeda,jalan santai bersama gubernur,dan masih banyak lagi.Namun yang selalu menjadi penantian adalah event Gelar Senja.Yah,mungkin diantara kalian semua ada yang udah tahu tentang gelar senja,betul sekali gelar senja adalah event hiburan yang diselenggarakan pada tanggal 17 agustus dan pelaksanaanya sebelum upacara penurunan bendera di lapangan Gasibu Bandung,mengapa Gelar Senja menjadi event yang dinanti?karena pada event tersebut Penampilan Gita Pakuan menjadi pusat perhatian para insan marching band yang berada di kota Bandung dan sekaligus menjadi moment reuni para alumni Gita Pakuan,dan event ini juga menjadi sangat special karena bertepatan dengan hari ulang tahun marching band Gita Pakuan.
          Pada Gelar Senja Tahun 2012 ini GP tampil dengan 75 pasukan yang membawakan empat buah lagu yaitu : In the Height part 2 & 3,Mojang Priangan dan sik asik.Gelar senja 2012 menjadi pembuktian bangkitnya marching band GIta Pakuan dengan moto “Gita Pakuan Strikes Back” dan bertepatan pada moment ulang tahunnya yang ke 17.Good time for the best moment.Dengan kesempatan emas seperti ini kita sebagai pemain tidak menyianyiakannya dengan berusaha sekuat tenaga untuk tampil maksimal dalam Gelar Senja 2012.
          Alhamdulillah misi telah diselesaikan dengan baik dan sukses.Gelar Senja 2012 pun telah ditaklukan dan respon positif banyak keluar dari mulut pejabat,senior dan insan marching band kota bandung.Pesta kemenangan ini ditutup dengan sebuah selebrasi dan perayaan ulang tahun Gita Pakuan yang ke 17 di markas besar yang berada di gedung Disorda Jabar.Perayaan ulang tahun ini menjadi pesta penutup dari rangkaian acara gelar senja 2012 dan menjadi cerita indah hari itu sebagai pengantar tidur menuju mimpi yang indah.Terima Kasih Gita Pakuan,terima kasih para pelatih,asisten pelatih dan para senior yang selalu mendukung dan membantu kita dalam setiap penampilan.Terima Kasih teman-teman anggota Gita Pakuan yang lain yang sudah berjuang,berlatih dan berkorban bagi kejayaan Gita Pakuan.Hari ini harus lebih baik.Dan kejayaan akan segera kita rebut kembali bersama.
GP!!!!
Yes..yes..yes..
GP..GP.GP…
Yeeeeesssss…..GP…
UHHH!!!!!!!
Baca SelengkapnyaPerjalanan Aktifitas Musik & Gelar Senja 2012

Sabtu, 21 Juli 2012

Akhirnya Ramadhan Juga

         Alhamdulliah..tidak terasa rupanya udah ketemu lagi dengan bulan ramadhan.Rasanya baru kemaren meninggalkan ramdhan dengan ditutup perayaan lebaran,eh sekarang udah ketemu lagi dengan ramdhan.Selamat datang bulan yang suci,bulan yang penuh berkah,dan bulan yang didalamnya terdapat malam yang lebih mulia dibanding seribu bulan.Yah…itu lah bulan ramadhan.Yang pertama saya ucapkan adalah rasa syukur Alhamdulillah kepada Alloh atas kesempatan umur dan waktu yang Dia berikan kepada saya sehingga bisa bertemu lagi dengan ramdhan.
        Bulan ini menjadi bulan yang selalu special bagi saya semenjak 3 tahun yang lalu,karena apa?karena sejak ramdhan 2010 kemaren menjadi awal pribadi saya menjalankan ibadah dengan pemahaman yang lumayan mengenai makna kehidupan,makna habluminalloh,makna habluminannas dan makna kedewasaan.Walaupun sudah dari umur 4 tahun saya dibiasakan untuk shaum,namun mulai usia 15-lah saya mulai merasakan betapa nikmatnya beribadah,indahnya ramdhan dan juga beratnya perjuangan untuk menahan diri ini.Mungkin sejak kecil sudah dibiasakan untuk shaum agar ketika dewasa nanti sudah kuat minimal menahan lapar dan haus,namun diluar itu semua,semakin bertambahnya usia maka pemaknaan shaum menjadi bertambah luas dan dalam.Bahwa shaum itu tidak hanya menahan lapar dan dahaga tapi bagaimana diri ini juga dapat menahan segala nafsu,entah itu nafsu emosi,nafsu syahwat dll.Pokoknya bulan ini bulan yang istemewa.Bulan ini kita fighting melawan hawa nafsu,kebiasaan buruk,perbuatan tercela,dll.
          Lalu,pada ramadhan 2010 juga menjadi awal untuk saya belajar dan berjuangan extra untuk menahan lapar dan dahaga dari biasanya,karena ketika menjalani shaum saya juga harus tetap intens mengikuti latihan marching band.Latihan marching band di hari biasa(diluar ramadhan) sangat melelahkan apalagi ini ketika shaum,kebayang ga? Tapi karena dibiasakan dan di sugestikan kuat dan bertahan,Alhamdulillah menjalankan shaum sambil latihan marching band-pun tidak terlalu berat dan condong menjadi kebiasaan sehingga menikmatinya.Hal ini lah yang terasa istimewa dan special karena badan ini dilatih untuk menahan lapar dan dahaga justru ketika badan ini sangat butuh asupan makan dan minum.Namun masih belum dapat diterima oleh logika dan pengetahuan saya bahwa justru shaum itu dapat menyehatkan badan dan pikiran dan telah terbukti.Mungkin itulah kebesaran dan kekuasaan Alloh…..
          Kembali pada penghayatan mengenai ramadhan,saya punya banyak target yang harus dipenuhi dan hikmah yang harus dipetik pada ramadhan ini.Diantaranya adalah menghatamkan membaca al-qur’an,belajar menahan dan mengendalikan nafsu,belajar membiasakan diri melakukan ibadah,belajar menabung dan menghemat uang,belajar memanfaatkan dan memanage waktu dengan baik,dan lain sebagainya.Maka dari itu agar targetnya bisa tercapai dan kebiasaan baiknya dapat dilaksanakan saya menulis sebuah jurnal dan check list harian yang berguna dan bermanfaat untuk mengontrol kegiatan saya agar tetap sesuai jadwal yang direncanakan.Karena bagi saya,ramdhan seperti sebuah ladang tambang emas dan uranium seperti di papua sana yang dikuras habis-habisan oleh Freeport.Jadi ladang itu tinggal saya gali dengan cara menjalankan ibadah agar pahala dan keberkahan dapat saya terima dibulan yang suci ini.
          Di akhir tulisan ini saya ingin menyampaikan harapan saya di ramdhan tahun ini.Semoga apa yang ditargetkan oleh saya dapat tercapai dan segala hikmah dapat di analisa dan dihayati sebagai pelajaran berharga bagi hidup saya kedepannya.Dan semoga juga pada ramadhan ini kuliah Semester pendek saya bisa lancar dan hasilnya memuaskan,aminn,lalu penampilan marching band gita pakuan pada acara gelar senja dapat berjalan lancar dan sukses dan persiapan panitia ulang tahun marching band gita pakuan dapat lancar juga.Akhir kata saya teriakan dengan sangat keras dan penuh semangat AKHIRNYA RAMADHAN JUGA…..
Wassalam…….
Baca SelengkapnyaAkhirnya Ramadhan Juga

Kamis, 12 Juli 2012

We are The Pleasure Seeker

Hari itu,selasa 10 juli 2012 saya bersama unit marching band yang saya ikuti telah selesai mengerjakan tugas untuk tampil di acara pekan olah raga para pegawai negeri antar instansi pemerintahan di provinsi jawa barat.Yah,sama seperti tampil yang sudah sudah,tidak ada yang berbeda dan aneh,yang kita dapatkan adalah kepuasan dan kelelahan.Lingkungan teman2 marching band adalah lingkungan yang paling mengasyikan,tidak tau kenapa?saya begitu merasa nyaman dan senang bila bermain bersama mereka,sering di akhir minggu kita semua menghabiskan waktu hingga larut malam bahkan sampai tidak pulang dan tidur di rumah salah satu teman hanya untuk mengobrol dan bercanda.Memang harus diakui kalo mereka sudah saya anggap seperti saudara dekat bahkan kedekatan kita semua melebihi kedekatan kita dengan saudara sedarah.Akhir pekan menjadi waktu yang paling saya tunggu karena kita dapat berkumpul bersama,selain latihan marching band banyak hal yang kita lakukan,jadi tak heran bahwa ikatan dan komunikasi  kita tidak hanya pada saat latihan saja tetapi juga ada dilain waktu dan di lain acara.
Sore itu kita semua sepakat untuk pergi ke sebuah sekolah dasar di daerah cisitu bandung,karena aspel kita di marching band ada jadwal melatih disana.Kita menyebut diri kita sebagai the pleasure seeker,dimana ada sesuatu yang menyenangkan disitu kita berisik.Puas bermain dan melihat latihan drum band di area SD tersebut hingga jam 5 sore.Kita diskusi akan pergi kemana setelah dari sini.Setelah lama becanda dan tawar menawar mengenai tempat yang akan dituju,kita akhirnya sepakat untuk pergi menonton bioskop di BIP.Namun kenyataan tak sesui rencana,setelah sampai di BIP ternyata tempat nya penuh,ada juga jadwal kosong tetapi terlalu malam untuk ditonton.Akhirnya beberapa dari kita menyarankan untuk pergi karokean.Akhirnya kita menuju temapat karaoke yang tidak jauh dari tempat nonton.Yahh.udah kebayang  kita yang jumlahnya 15 orang masuk ke ruang karoke secara bersamaan,pasti rame banget di dalamnya.Kita bernyanyi bersama untuk menghilangkan kekecewaan karna g jadi nonton.Selesai karokean kita ber 15 akhirnya membubarkan diri,ada yang nganter pacarnya,ada yang langsung pulang karna di tunggu keluarga,ada juga yang melanjutkan mainnya.Tapi saat itu saya memutuskan untuk pergi ke toko buku bersama teman saya si ucup.
Di tengah perjalanan menuju toko buku yang berada di jalan supratman,saya dan ucup banyak mengobrol dan tertawa mengkritisi kejadian2 aneh yang dilakukan oleh teman2 yang lain.Rencana pergi ke toko buku adalah rencana spontan saya karna kepikiran  untuk membeli sebuah buku yang akan saya hadiahkan kepada seseorang(bukan pacar dan juga bukan kecengan) hanya seseorang yang berjasa sebagai tanda terima kasih.Tadinya mau pergi sendiri,tapi kebetulan si ucup nebeng pake motor saya jadi otomatis dia ikut ke toko buku juga.Si ucup memang bukan tipikal orang yang suka membaca,.yah sama seperti saya dulu setahun yang lalu.Namun secara tak sadar saya mengajak ucup untuk mulai gemar membaca,saya jelaskan panjang lebar apa saja keuntungan dari gemar membaca dan apa kerugian yang di timbulkannya dan mengambil analogi dari pengalaman saya sendiri.Oh..iya ucup adalah adik kelas saya waktu sekolah di SMK 2 bandung dan gabung bareng di marching band dan menjadi sobat berat sampai sekarang karna kita memainkan satu instrument yang sama.
Sampai di toko buku sekitar jam 8 malem,kita masuk kedalam dan langsung mencari buku2 yang menarik.Karna rencana kita spontan dan tidak punya target buku apa yang akan dicari otomatis kita kebingungan di dalam toko.Kita mondar mandir melihat tumpukan buku yang begitu banyak dengan ribuan judul yang menarik.Sambil mencari yang pass dengan keinginan kita coba untuk baca2 dulu buku samplenya.Akhirnya,kita menemukan buku yang akan kita beli.Saya membeli dua buku masing berjudul “Habibie 2 Kecil tapi semua Otak” dan sebuah novel berjudul “Air Mata Terakhir Bunda” yang akan saya hadiahkan.Dan si ucup akhirnya beli buku juga,Alhamdulillah sekali.tapi saya lupa lagi judulnya apa.Yang penting dia udah kedoktrin untuk mau dan memulai membaca.hahahaha….
                Akhirnya kita pun pulang ke rumah masing2.Hari ini menjadi hari yang melelahkan dan menyenangkan.Karena aktifitas yang saya lakukan lumayan padat,keluar rumah ketika langit masih gelap dan pulang kerumah saat langit sudah gelap.Namun tak apalah bagi saya menjadi suatu kebahagian tersendiri yang unik ketika kita bisa berada di antara orang2 yang menyenangkan kita.Okeyy…saya akhiri tulisan ini dengan penuh bahagia.
Baca SelengkapnyaWe are The Pleasure Seeker

Senin, 02 Juli 2012

Yeah..Today I'm Unkind

Entah dosa dan kesalahan apa yang saya buat,tapi saat sekarang ini saya merasa kalo hidup saya ini tidak begitu ramah dan menyenangkan.Kekalahan demi kekalahan dalam proses kehidupan terus terjadi mulai dari fenomena disrespect people hingga sangat tidak ramahnya saya pribadi kepada orang lain disekitar saya.Anjing..sangat kesal sekali berada dalam situasi seperti ini.Rasanya kehidupan in begitu asing,rasanya seperti menjalani sebuah dunia yang didalamnya hidup orang2 yang putus asa.Begitu berat beban pikiran yang saya pikul mulai dari permasalahan kuliah,keluarga hingga bagaimana menemukan cara terbaik menjalin hubungan dengan orang2 sekitar.
Huhh…hidup ini memang sulit benar apa yang banyak orang tua nasihatkan kepada anaknya.Gempuran ini terus saja terjadi hingga memaksaku untuk keluar dari koridor aturan yang saya sepakati sebagai jalan menuju kemajuan.Namun dalam keterpurukan ini saya ingat apa yang pernah guru saya katakana bahwa “bila ada kesalahan yang terjadi dalam hidup kita maka hal pertama yang harus dievaluasi adalah diri kita sendiri dan cara kita”.Saya  juga sepakat kalo keterpurukan saat ini pangkal muara persoalannya ada didalam diri saya sendiri.
 Mungkin apa yang terjadi pada saya sekarang ini mayoritas dan sangat mungkin diakibatkan oleh perilaku saya.Seperti kata pepatah “apa yang kita tanam adalah apa yang kita panen”.Ketika saya merasa bahwa orang2 disekitar saya begitu tidak respect menurut perasaan saya dan rasanya mereka menjadi asing dimata saya.Maka proses bersosialisasi saya tergangggu.Sekarang ini seperti dunia memusuhiku dengan pandangan sinisnya dan responnya yang menjatuhkan.Astagfirulloh…apa kesalahan yang telah saya perbuat?sehingga saya berada dalam keadaan seperti ini…..jujur ,kalo ketakutan terbesar saya adalah ketika orang2 disekitar membenci perilaku saya dan tidak mempercayai saya lagi.Lalu klo sudah seperti  itu maka akan dibawa kemana hidup saya ini?
Aku akui bahwa sekarang ini aku menjadi sosok yang tidak ramah,perkataanku kasar,perkataanku tidak beretika,perkataanku sinis kepada orang dan menjatuhkannya,raut wajahku menunjukan ekspresi tidak senang,aku menjadi angkuh dan sombong dan merasa puas dengan perjuangan pedih yang aku jalani hingga mencapai beberapa kesuksesan dengan harapan dapat dihargai oleh orang lain.Namun saat ini,prilaku saya saat ini justru menunjukan sebuah usaha yang bertolak belakang dengan apa yang saya perjuangkan.Ketika perjuangan saya untuk mendapatkan kehidupan layak(tidak hanya diukur dari materi) terus meningkat dan tumbuh,aku justru melupakan aspek penjagaan dan perawatan agar  perjuangan saya dapat dihargai orang lain.Justru saya tumbuh menjadi seorang yang sombong.
Tidak heran bila boomerang ini memukul kepala ku dengan sangat keras hingga saya pingsan tak sadar dengannya.Saya terkena oleh senjata yang saya lemparkan sendiri dikarenakan kekurang tahuan saya mengenai makna kehidupan,perjuangan dan penghargaan orang lain.Saya menjadi sok tahu dan merasa sudah tahu akan segala hal hingga orang lain menjadi tidak respect kepadaku.Saya menjadi bingung untuk mencari seseorang yang bisa mengerti permasalahanku dan memberiku saran untuk bisa maju,karena seseorang itu sukar dicari dikarenakan mereka sudah kecewa denganku.Maka dari itu semua pergolakan emosi ini kutuangkan dalam tulisan ini,tidak ada tempat untuk menunagkan emosiku saat ini selain tulisan.
Aku menjadi pecundang karena perbuatan bodohku yang lama-lama membukit menjadi tumpukan sampah yang siap menguburku dalam keadaan baud an hina.Ya Alloh tolonglah hamabmu ini,kelurkanlah hamba dari keadaan ini yang sangat membuat hamba kehilangan rencana hidup yang sebenernya sudah hamba rencanakan.semoga musim kelam ini dapat segera pergi dan berlalu dari kehidupanku.Aku tak ingin terus seperti ini,aku ingin berubah seperti mereka yang tumbuh dan berkembang menjadi individu yang banyak disukai orang dan dihargai orang.
Baca SelengkapnyaYeah..Today I'm Unkind

Senin, 18 Juni 2012

Hidupku sekarang bagaikan telor 1/2 matang

           Terus dan terus ku evaluasi diri ini agar dapat melakukan usaha yang  terbaik.Setiap proses yang kulewati setiap harinya perlahan pasti membentuk pemikiran,karakter,cara pandang,cara bersikap saya menjadi sebuah kerajinan tanah liat yang mulai terlihat bentuknya.Layaknya tanah liat yang sedang di bentuk menjadi sebuah guci hidupku ini juga sama halnya dengan itu,lingkungan formal seperti sekolah dan nonformal seperti kegiatan hobi,extrakulikuler dan pergaulan perlahan mengajarkan dan membentuk hidupku ini dengan tangan halusnya yang begitu terampil memainkan alur untuk dibentuk sesuai yang dia(lingkungan) inginkan.
            Namun terkadang suatu waktu hidupku dihinggapi kebimbangan yang luar biasa akan kehidupan yang kujalani ini.Muncul suatu ketakutan jauh didalam hati ini akan kegagalan dan ketidakmampuan untuk mengalahkan tantangan terutama dengan misteri masa depan yang penuh tanda Tanya.Banyak orang bijak berkata bahwa hal terbesar yang sulit dilakukan adalah mengalahkan ketakutan.Aku khawatir bila ketakutan ini terus kubiarkan akan menjadi tembok penghalang kemajuanku.Aku tidak mau kalah dan diam tanpa tindakan.Selanjutnya saya berinisiatif untuk membuat strategi-strategi khusus untuk dapat menang dalam peperangan di masa depan yaitu perang melawan kerasnya kehidupan dunia.Aku yakin aku akan sukses di masa depan.
            Menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa tentu bukan perkara mudah.Dengan status mahasiswa yang disandang, orang-orang menganggap kalo pola pikir saya sudah dewasa dan satu langkah lebih maju disbanding mereka yang bukan mahasiswa.Mahasiswa dituntut kritis dalam menghadapi suatu permasalahan dan mampu menyelesaikannya dengan solusi yang pas.Saya memikirkan akan jadi apa saya di masa depan?dan seberapa besar pengaruh saya di masa depan?Maka dari itu saya coba untuk bersikap sedikit egois dengan mementingkan dulu urusan pribadi saya.Karena untuk membuat suatu kesuksesan dan kemajuan diperlukan suatu perhatian yang lebih dan suatu perawatan diri yang intens.
            Kehidupan sebagai seorang mahasiswa adalah sebuah simulasi sebelum kita sebagai manusia menjalani dan terjun langsung kedalam kehidupan yang nyata.Layaknya telor ½ matang hidupku saat ini dibentuk agar siap dan kokoh dalam menjalani kehidupan di masa depan.Mungkin tidak lama lagi hidupku akan menjadi matang dan siap menghadapi kerasnya kehidupan dunia nyata.Tambahkan beberapa bumbu agar telor(hidup) ini menjadi lebih menarik dan memiliki rasa yang enak.

Baca SelengkapnyaHidupku sekarang bagaikan telor 1/2 matang

Jumat, 11 Mei 2012

Menjadi Pemenang Atau Pecundang?

            Tidak salah bila banyak orang diluar sana berkata bahwa hidup itu bagaikan roda yang selalu berputar.Kadang kita berada diatas dan kadang kita berada dibawah.Sebuah konotasi bahwa hidup kita kadang diatas mendeskripsikan keadaan yang menyenangkan,menggembirakan,mengasyikan atau bisa disebut juga keadaan nikmat,lalu seiring berjalannya waktu roda-pun berputar dan keadaan kita pun berubah dari  yang menyenangkan perlahan berubah menjadi bosan hingga kita berada di sebuah titik terendah dari kehidupan.Ketika mata sullit untuk melihat keindahan,ketika telinga sulit untuk mendengar nasihat,ketika otak tidak bisa mengolah input menjadi output dengan maksimal dan ketika hati sulit untuk memilih jalan yang benar,maka nafsulah yang memimpin diri ini menuju kemunduran.
            Semua mimpi dan harapan yang telah lama dirangkai dan disusun agar dapat menjadi kenyataan,dilemahkan kinerjanya oleh hawa nafsu.Sedikit demi sedikit semangat untuk menggapai mimpi tergerus dan terkikis habis oleh nafsu.Entah itu nafsu yang berupa marah,malas,egois,apatis,skeptis,serakah,tergesa-gesa,teledor,dll.Terjadi sebuah pergolakan sengit di hati dan otak antara semangat untuk berubah dan maju dengan hawa nafsu.Inilah sebuah perang yang tidak akan berakhir hingga diri kita sendiri yang mengakhirinya.Apakah akan menjadikan semangat untuk berubah yang menang atau menjadikan hawa nafsu yang menang?jawaban itu semua hanya diri kita yang bisa menjawabnya.Apakah kita akan menjadi pemenang dengan menggapai mimpi ataukah kita akan menjadi pecundang yang dijajah oleh hawa nafsu?
            Sebaiknya kita harus cepat bangun dari penjajahan ini semua,jangan biarkan hawa nafsu menjadi majikan yang dapat mengontrol diri ini menuju kemunduran dan kehancuran.Janganlah seperti aku saat ini yang terlihat lemah dan ketakutan ketika hawa nafsu datang menyerang.Bukankah aku sering bermimpi untuk menjadi seorang engineer yang hebat dan sukses,tetapi aku mengabaikan untuk belajar dengan tekun dan rajin seperti apa yang dilakukan oleh teman seperjuanganku.Temanku sudah berjalan 2 langkah sedangkan aku masih 1 langkah,orang lain sudah berdiri sedangkan diriku masih terbaring,seniorku sudah memikirkan bagaimana membuat pesawat sedangkan aku masih memikirkan bagaimana untuk membuat sepeda,juniorku sudah fasih berbahasa inggris sedangkan aku masih takut dan bingung dengan grammer,saudaraku sudah meningjakkan kaki di luar negeri sedangkan aku hanya melamun dan berkhayal lewat layar Tivi,tetanggaku sudah menciptakan suatu inovasi baru sedangkan aku masih menjadi pemakai inovasi.
            Semua kemunduran ini menjadi sebuah pelajaran penting dan berharga bagiku.Sudah bukan saatnya lagi menjadi objek perubahan tetapi harus menjadi subjek perubahan.Akulah yang akan menjadi pemrakarsa dari perubahan menuju kemajuan hidupku.Sudah ,janganlah melihat lagi kebelakang melihat kebiasaan  yang malas dan tertinggal,aku harus terus bergerak maju meninggalkan mereka yang malas dan tertinggal dan terus mengejar untuk menyusul dan melewati mereka para orang-orang yang telah maju dan sukses.Sebuah tugas yang berat bagiku saat ini adalah mencari sebuah senjata yang mampu mengalahkan hawa nafsu dan merubahnya menjadi semangat untuk maju.
            Berusaha,kerja keras,sabar dan berdoa adalah sebuah aktifitas positif  menuju jalan kemajuan dan puncak kesuksesan.Selama aku terus semangat dan sungguh-sungguh menjalani kehidupan ini dengan sikap mental  positif maka aku yakin aku akan maju walaupun perlahan.Ini semua kulakukan agar semua sesuatu yang menjadi mimpi dan cita-citaku dapat tercapai. Menjadi pemenang atau pecundang dalam sebuah perang besar antara impian dan hawa nafsu adalah murni ditentukan oleh kita.Berubah-lah saat ini atau kamu akan jauh tertinggal oleh temanmu.Jangan biarkan lingkungan disekitarmu berubah menjadi lingkungan yang menakutkan dan membuatmu ciut dan kecil sehingga kamu dapat dengan mudah menyerah pada keadaan.Menjadi pemenang atau pecundang?
Baca SelengkapnyaMenjadi Pemenang Atau Pecundang?

Rabu, 14 Maret 2012

Don't Believe The Truth

          Dilihat dari judul diatas mungkin terdengar seperti nama album dari group band asal inggris Oasis.Namun sebenarnya tulian ini tidak akan membahas mengenai itu.Tulisan ini hanya berisi pendapat,keluhan dan pandangan saya terhadap sesuatu hal yang menurut saya menggelitik dan mengkerutkan dahi dalam menyikapinya.Dalam sebuah lamunan panjang dan mendalam ketika saya di tengah perjalannan menuju suatu tempat(lupa lagi mau kemana) terlintas suatu permasalahan yang begitu menarik untuk saya bahas dalam suatu tuisan.
            Ketika perjalanan menggunakan sepeda motor bersama teman saya sore itu,saya di bonceng.Lalu di perjalanan teman bercerita kepada saya mengenai pengalamannya yang ditilang oleh polisi ketika menggunakan sepeda motor.Dia bercerita kalau dia pernah ditilang karena kekhilafannya dalam membawa dompet yang didalamnya berisi surat2.Padahal teman saya sudah berkata jujur pada polisi dan menjelaskan apa yang sebenarnya dia alami,tapi tetap saja polisi menilang.Namun yang parah itu bukan surat tilang yang dia terima melainkan sebuah tawaran untuk berdamai dengan syarat membayar uang(konon biaya perdamaian).Akhirnya dengan sangat terpaksa teman saya memberikan semua uang yang ada di sakunya walaupun jumlahnya tidak banyak.
            Dari ilustrasi tadi yang terpikir oleh saya bukan uang yang diberikan pada polisinya melainkan ketika teman saya ditanyakan mengenai surat2nya.Teman saya sudah berkata jujur tapi polisi tetap tidak percaya.Yang saya pikirkan adalah kenapa yaa si polisi itu sampai sulit untuk percaya pada pernyataan yang teman saya kemukakan???? Saya coba menganalisa permasalahan itu dengan mengumpulkan banyak fakta dari pengalaman pribadi dan berita2 yang ditayangkan di tv.Ternyata saya mengambil kesimpulan bahwa di jaman sekarang ini kejujuran adalah suatu hal yang biasa diobral namun miskin apresiasi dan krisis kepercayaan.
            Mungkin di daerah Jakarta yang notabennya kota megapolitan dengan jutaan masyarakat hidup didalamnya dengan tingkat kriminalitas tinggi,kejujuran adalah sesuatu yang mahal namun penampakakannya sangat miskin apresiasi.Karena apa ?di kota sebesar Jakarta dimana orang2 tumbuh dalam kehidupan yang keras,berbagai cara dilakukan baik halal maupun haram dalam mencari nafkah,seperti berbohong dan menipu orang.Saya mendengar cerita dari bapak saya yang dulu pernah tinggal di Jakarta,katanya kalo kita kesasar terus nanyain jalan sama warga disana,ada  2 kemungkinan jawaban yang diberikan.Pertama,kita akan diberi tahu jalan tetapi sebenarnya adalah jebakan atau jawaban asal yang tidak menunjukan jalan yang sebenarnya.Kedua,kita tidak dikasih jawaban padahal orang tersebut kemungkinan besar tahu seperti acuh tak acuh saja dan tidak respect.Saya mengira bukan karena karakterisktik masyarakat yang mempengaruhi tapi ada factor lain.
            Mungkin dikarenakan banyaknya tindak kriminal yang terjadi di Jakarta.Saya mengambil kesimpulan bahwa sebenarnya karakteristik asli masyarakatnya adalah baik dan terbuka,tapi karena sering terjadi tindak kriminal yang bermotif yang berawal dari sebuah drama yang menarik hati untuk iba dan menolong tetapi berujung pada tindak kriminal.Mungkin ada ketakutan dari masyarakat akan terulangnya kejadian seperti tadi yang membuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap orang asing menjadi menurun.Jadi masyarakat lebih memilih untuk acuh tak acuh terhadap orang asing yang baru dikenalnya daripada harus respon dan respect kepadanya yang nantinya akan berakhir buruk.
            Namun dapat dibayangkan jika perilaku seperti tadi diperagakan terhadap orang yang benar2 membutuhkan bantuan atau sedang berada pada situasi yang sulit,tidak ada maksud jahat atau ingin mencelakai tetapi hanya pertolongan dari masyarakat yang dia inginkan.Namun banyak fakta berkata lain,ketika dia mengatakan alasan mengapa dia berada pada situasi sulit tersebut dan memohon pertolongan,masyarakat justru menganggapnya suatu serangan yang harus membuat mereka waspada terhadap segala gerak gerik yang diperagakan oleh orang yang memintai pertolongan, jadi masyarakat memilih cuek dan acuh.Disinilah sering terjadi distorsi antara kebenaran yang dimanipulasi dengan sikap tolong menolong dan kepercayaan sesama masyarakat yang membuat banyak pihak dirugikan.Kalo sudah berada dalam situasi seperti itu,saya akan berusaha sekuat tenaga sendiri untuk dapat menyelesaikannya dan berdoa agar ada orang yang mau percaya dan membantu. Saya menyebut kejadian diatas sebagai sebuah fenomena Don’t believe the truth ,karena apa??ketika situasi dan keadaan unsur2 disekitar kita memaksa kita untuk tidak mempercayai kebenaran yang sebenarnya mata hati kita berkata “ya” pada kebenaran tersebut.
            Lalu siapakah pihak yang telah membuat  fenomena Don’t believe the truth itu ada?Mungkin jawabannya singkat,mereka adalah para penjahat dan penipu yang memanfaatkan lahan untuk mencari keuntungan dari sebuah kebenaran yang dimanipulasi lalu memanfaatkan tingkat iba dan kasihan yang banyak masyarakat peragakan.Mereka licik dan cerdik memanfaatkan keadaan yang seharusnya berjalan sebagai sebuah amal kebaikan menjadi sebuah malapetaka yang berujung menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kebenaran.
            Solusi dari permasalahan ini cukup sulit dicari.Masing2 orang memiliki perspektif yang berbeda terhadap masalah yang dipaparkan diatas.Berbeda perspektif akan berbeda pula solusi yang bisa diambil.Diakhir tulisan ini saya mengambi kesimpulan bahwa dijaman edan seperti ini sangat sulit untuk mendapatkan kepercayaan,maka bagi para teman2 yang selalu jujur dan terbiasa jujur,janganlah kalian menurunkan kadar kebiasaannya karena Alloh akan melihat amal kita.Jadi tetaplah konsisten dengan kebaikan,walaupun fenomena Don’t believe the truth masih menghantui masyarakat.
Baca SelengkapnyaDon't Believe The Truth

Jumat, 17 Februari 2012

The Crisis of Me


Nah,saat seperti inilah yang saya tidak sukai dari hidup saya.Rasanya seperti ingin cepat keluar dari labirin kehidupan yang didalamnya terdapat banyak krisis dan kebuntuan dalam bergerak.Inilah saat yang saya menyebutnya sebagai masa The Crisis of Me.Yah, mau apalagi?rasanya waktu itu berputar dengan pola yang teratur dan pas.Pas maksudnya adalah ada suatu saat dimana saya dapat banyak menikmati kemewahan,kenikmatan,kesenangan dalam suatu waktu yang bersamaan,tapi sangat pas juga pada  suatu saat dimana saya banyak mengalami banyak krisis seperti krisis keuangan,krisis pemikiran,krisis kegiatan yang menyenangkan,krisis ide dan inspirasi segar dll.Nah……pada saat inilah saat krisis itu tiba.Lalu,pertanyaannya mau bagaiamana saya dalam menghadapi krisis pribadi ini yang sebenarnya pola dan alur ceritanya sudah dapat ditebak dan diprediksi jauh-jauh hari.?
    Rasanya akan  sangat bosan bagi teman-teman yang membaca tulisan ini,kenapa tidak? Sudah mah tulisan ini berisi kumpulan cerita bosan yang dialami oleh saya ditambah temanteman harus membacanya.Tapi jangan khawatir!!ingat kata pepatah “didalam cerita yang bosan terdapat pelajaran yang bosan”.Jangan berburuk sangka duu pada diri saya,jangan dulu mengecap bahwa saya ini adalah seseorang yang membosankan itu salah besar,saya hanya ingin berbagi cerita tentang kisah pilu yang saya alami yang berhubungan dengan sebuah krisis rutin tahunan yang datang secara tiba-tiba dan membuat korbannya menderita.
Saya melamun sebentar dan mengingat saat ketika saya senang dan jaya.Yaitu saat dimana semua unsur yang berada disekitar saya merespon dengan baik dan cepat apa yang saya lontarkan dan lakukan.Dan juga ketika semua unsur intern yang berada di dalam tubuh ini bekerja dengan baik dan cepat sesuai perintah otak.Ketika masalah keunangan dapat diatasi dengan tabungan yang mencukupi dan isi dompet yang penuh,ketika ide segar dan brilliant memancar bagaikan air dipancuran keran ,ketika inspirasi datang di setiap malam dan disetiap saya berada di WC untuk menimbun emas menyerang tanpa ada jeda untu saya bernafas.dan ketika semua birokrasi masalah kehidupan yang saya hadapi memberikan lampu hijau yang terus menyala tanpa henti dan mempersilahkan saya untuk berjalan diatas karpet merah yang panjang menuju singgasana kesenangan.Itulah masa bahagia didalam bagian perjalanan hidup saya.Namun akhirnya saya tersadar dari lamunan yang menyilaukan tadi.Kubuka mata saya dan menengok kesekitar,rupanya keadaan sangat kontras dengan apa yang tadi saya lamunkan.Kugesek-gesekkan mata ini dengn jari-jari berharap bahwa semua ini adalah mimpi buruk yang baru saja saya alami.Namun nyatanya tidak ada yang berubah disekeliling saya,semuanya bilur dan membingungkan.
Setelah melamun saya coba untuk melakukan sebuah pergerakan heroik yang mungkin akan mengubah keadaan saat ini.Lalu,ku ambil dompet dan membukanya.Ternyata usaha ini membuat saya sedih dan merana karena tidak ada selembar-pun uang yang berbaris rapi di dompet.Haduh,kenapa yah ini terjadi? Waktunya untuk introspeksi diri,mungkin selama masa kesenangan dan kejayaan berlangsung saya sering menghambur-hamburkan uang yang saya miliki,entah yang berada di dompet,saku celana,kartu tabungan,celengan.Semua uang yang berada di tempat2 itu saya keluarkan untuk memenuhi kebutuhan yang saya hadapai padahal sebenarnya kebutuhan yang saya hadapi itu tidak lebih dari sebuah perbuatan setan yang boros dan mencapai level kepuasan nafsu belaka.
Saya coba menengok ke permasalahan yang lain yang sedang terjadi pada diri dan berharap saya bisa menyelesaikannya satu per satu.Krisis selanjutnya adalah krisis ide segar dan inspirasi yang nonjok.Tidak seperti biasanya,walaupun otak sudah diperas untuk mencari ide segar dengan kecepatan 250 km/jam atau dengan usaha 5000 joule sekalipun tetap saja ide segar itu sukar ditemukan.Biasanya mudah sekali menemukan ide segar.Apalagi inspirasi,sulit sekali dia datangnya.Biasanya setiap kali saya jongkok diatas sebuah benda yang dinamakan Closet dan memandangi langit yang begitu gelap pekat inspirasi selalu datang menghampiri seakan ingin menemani diriku ini yang sedang berjuang keras menanam emas.Memang bukan perkara yang mudah untuk melawan arus dari sebuah siklus yang berjalan tetap dan pasti.Seperti saat inilah siklus dimana saya berada di dalam jalan kebimbangan dengan situasi yang terjadi.Berjalan-jalan dalam labirin kesana-kemari,tengok sana-sini untuk mencari sebuah jalan keluar.
    Sudah saatnya saya mengambil tindakan yang tegas dalam permasalahan krisis yang terjadi di negeri kehidupan ini.Saya kumpulkan semua menteri organ yang berada di parlemen tubuh ini untuk bekerja keras mencari jalan keluar dari permasalahan krisis ini.Saya tidak mau gegabah dalam memutuskan perkara.Sebaiknya saya harus mengikuti kaidah-kaidah yang berlaku dalam kehidupan ini yang mengacu pada aturan pembuat negeri kehidupan ini dialah Alloh.”Sambil menyelam minum air” adalah peribahasa yang cocok untuk saya,sambil berusaha terus berdoa itulah persamaannya.Setelah melewati masa-masa sulit kini diriku mulai menemukan jalan-jalan aspal mulus menuju pintu keluar labirin kekrisisan hidup.
Di akhir tulisan ini,saya berharap teman-teman pembaca sekalian dapat mengambil hikmah dari tulisan yang ringan ini dan juga dapat memberikan nasihat juga ide segar kepada saya pribadi.Semoga kita semua para manusia beriman dan berakal dapat terbebas dari krisis kehidupan yang mencekik leher ini.Mohon maaf juga bila dalam tulisan ini ada makna kata yang fullgar atau terkesan jijik,mohon dimaafkan tetapi semua itu bukanlah suatu keharaman yang dilarang oleh Alloh.
Baca SelengkapnyaThe Crisis of Me

Rabu, 18 Januari 2012

With Love From me to You



            Hari itu merupakan hari bahagia bagiku,entah mengapa awan membiru menatapku cemburu dan matahari memanggang tubuhku dengan sangat panas.Mungkin mereka cemburu karena bidadari yang selama ini menemani mereka di langit telah bertemu denganku.Namun berbeda dengan makhluk bumi seperti pohon yang menari mengikuti nyanyian burung karena mereka senang pada hari itu aku telah dipertemukan oleh sang penguasa dengan seorang bidadari cantik.
            Disebuah gedung serba guna milik kampus dimana aku menuntut ilmu,sedang berlangsung sebuah acara.Acara itu merupakan acara yang diadakan oleh tujuh jurusan yang ada di kampusku.Semua jurusan yang ada di kampus membuka stand jurusannya masing2 dan memamerkan hasil prestasi dari jurusannya.Pada saat itu saya ditugaskan untuk menjaga stand milik jurusan kami.Kebetulan ketika saya jaga saya hanya sendiri.Sendiri dalam lamunan dan duduk dilantai beralaskan karpet berwarna merah.Namun lamunan itu terpecah setelah……..
            Terdengar  2 orang suara wanita yang sedang mengobrol dan sesekali tertawa,suara itu semakin lama semakin terdengar jelas.Arah suara itu terdengar dibelakangku.Hingga salah seorang diantaranya berkata “itu ada aa ynag ngejaganya “ respon saya langsung menoleh kebelakang dimana arah suara itu berasal.”oh iya…ada yang bisa saya bantu”jawabku.Seorang wanita berkerudung dengan hidung mancung mirip lilin di atas kue bolu bertanya “ari ini apa ya a?”tangannya menunjuk pada sebuah alat yang dipamerkan jurusan kami yang berada diatas meja.”oh ini…ini turbin,jadi kalo ini berputar maka si lampunya nyala,nanti ini biar bisa berputar terus harus digerakan pake aliran air “jawabku sok tau.”ohhh….bagus ya a,bisa nyala”tembal cewe berkerudung tersebut sambil tersenyum ke arahku.Tiba-tiba saat wanita tersebut tersenyum ke arah saya seperti ada angin sepoy-sepoy yang bertiup ke arah wajahku yang rasanya menyejukan hatiku.”Subhanalloh,cantik sekali wanita ini”ucapku dalam hati penuh rasa kagum.Setelah mengobrol dengan 2 wanita misterius tadi yang mengaku anak planologi,mereka pun berlalu dari stand jurusan kami yang saya jaga.Seorang teman akhirnya berkata “tahe,eta awewe geulis,eta mah cocok keur maneh,hok atuh kenalan!” .Karena tidak mempunyai nyali dan keberanian yang cukup akhirnya saya urungkan niat tersebut untuk berkenalan dengan wanita berkerudung tadi.Namun ada sebuah harapan cerah yang saya dapatkan,itu adalah saya tahu bahwa wanita berkerudung tadi adalah anak jurusan planologi.
            Hari-hari selanjutnya pikiranku dipenuhi oleh sosok wanita berkerudung itu yang begitu misterius,karena apa?karena namanya saja saya belum tahu.Dan pertama saya memangdang wajahnya seperti ada rasa yang berbeda yang saya rasakan.Maka saya ikuti terus kemana arah rasa ini berjalan termasuk untuk mencari tahu siapa sosok wanita berkerudung itu.Ada sebuah modal yang saya miliki untuk dapat mengetahui sosok wanita berkerudung itu yang nantnya bisa membuat saya kenal dengannya.Yaitu adalah bahwa dia adalah anak jurusan planologi.
            Lanjut pada hari2 selanjutnya dalam proses pencarian sosok wanita berkerudung.Saya baru ingat kalau saya mempunyai teman anak planologi juga,tanpa pikir panjang saya mencari dia.Setelah bertemu dengan teman saya anak planologi itu dan saya mengobrol banyak hal dengannya untuk intermezzo,padahal intinya adalah dari obrolan itu saya dapat mengorek sedikit informasi yang bisa menguatkan jalan saya untuk menemukan wanita berkerudung itu.
            Mendapatkan nama wanita berkerudung itu merupakan suatu modal yang sangat luar biasa bagi saya.Tanpa basa-basi saya langsung pergi ke warnet untuk online facebook.Setelah online langsung saya mengetikan sebuah nama yang saya dapatkan pada search engine.Dan ternyata hasil pencarian menunjukn kemenangan.Saya menemukan facebook wanita berkerudung itu,wanita cantik yang senyumnya meluluhkan hati,yang hidungnya mancung kayak lilin diatas kue bolu.Nama wanita itu adalah Inas Kamal Ghalib.Hati ini bersorak bahagia penuh kebanggan penuh kesenangan dan penuh kebahagiaan.Langsung saja saya add untuk menjadi teman.Singkat cerita,ternyata Fb saya di confirm untuk menjadi temannya.Kesempatan emas ini tidak saya sia-siakan,langsung saja saya kirim sebuah kalimat perkenalan dalam sebuah pesan (bukan wall).Akhirnya wanita berkerudung itu meresponnya.Alhamdulllah wanita yang membuat hati saya luluh dengan senyumnya untuk pertama kalinya merespon pesan yang saya kirim,ini rasanya sama seperti disiram oleh air es disiang hari,dinginnya menembus tulang,badan saya seketika bergetar.Obrolan lewat pesan berlanjut hingga saya mendapatkan nomer handphone nya.
            Asikkk….nomer hapenya udah ada ditangan,apalagi yang akan dilakukan selain meng sms nya.sms pun dikirim dan semua sesuai rencana,obrolanpun berlanjut hingga seminggu kemudian.Namun ada sedikit masalah yang saya hadapi.Masalah krisis kepercayaan diri adalah yang sedikit menjegal langkahku yang sedang menggiring bola cinta dan siap mengoalkannya ke gawang hati wanita berkerudung itu.Karena saya melihat banyak cowo yang mengejarnya juga.Sempat diri ini menjadi ngedown atau ragu dan tidak yakin untuk mendapatkannya.Namun sebuah jawaban yang pasti dan merupakan sebuah sesuatu yang menggembirakan adalah ketika saya berhenti sementara untuk meng sms dia tanpa disangka ternyata dia yang mengsms saya.Waduhhh…….ada apa ini? Hatiku bertanya-tanya melihat layar hape yang menandakan ada pesan masuk dan tertera sebuah nama pengirimnya yaitu dari inas wanita berkerudung yang meluluhkan hatiku.obrolanpun berlanjut hingga suatu hari dibulan desember.
            Di bulan desember yang basah ini karena ternyata musim penghujan,akhirnya kita berdua sepakat untuk bertemu.Pertemuanpun dilaksanakan,kita banyak bercerita tentang banyak hal.Ternyata saya berfikir bahwa wanita yang berada dihadapanku saat ini adalah wanita yang dapat menjadi terminal pemberhentian bus cintaku.Akhirnya setelah pertemuan itu berakhir saya dengan tekad yang bulat ,hati ang ikhlas,keberanian yang membara ,saya mengatakan bahwa saya menyukainya dan saya ingin menjadi lelaki yang selalu menjaganya dan menjadi lelaki ketiga setelah ayahnya dan kakaknya di hidupnya.Namun tidak berkata secara langsung melainkan lewat sms,namun tidak apalah yang penting akhirnya dia mau menerima saya untuk menjadi sesuatu baginya.Terima kasih inas wanita berkerudung berhidung mancung yang telah meluluhkan hatiku.Kehadiranmu dihidupku bagaikan pelita dalam kegelapan(kayak lagunya hymne guru).Hariku menjadi lebih berwarna dan dinamis atas kehadiranmu.Utukmu inas tersayang inilah sebuah cerita yang saya persembahkan special untuk kamu,kamu adalah seseorang yang special dihidupku maka akan kuberikan sebuah yang special juga.Mungkin tulisan ini tidak seindah tulisan kahlil Gibran ataupun tidak semenarik tulisan raditya dika,namun saya berharap tulisan ini dapat menarik hati & cintamu untuk behenti di halte cintaku.Kita akan menaiki sebuah bus cinta yang bertuiskan nama kita berdua dan mengarungi jalan kehidupan yang panjang dan berliku.Kita akan melewati daerah kosambi,cicadas,cicaheum dan berhenti di cijambe.Kuantarkan dirimu ke dalam istanamu yang indah dan megah,lalu dengan setia kutunggu kehadiranmu dalam setiap hariku.

With love from me to you

Baca SelengkapnyaWith Love From me to You

Minggu, 15 Januari 2012

CERITA DIBALIK KERTAS A0


Malam ini seperti malam kebebasan bagi saya.Karena mengapa ? karena tugas yang membebani pikirn saya selama seminggu ini telah selaikan dan masalah-masalah lain juga yang sama membebani hati,perasaan dan fikiran juga dapat terselesaikan hari ini.Malam ini,minggu 15 januari 2012,saya duduk manis didepan laptop kesayangan ditemani lagu nyeleneh dari The Panas Dalam dan mulai menulis sesuatu.Rasanya dalam tulisan kali ini saya ingin berbagi cerita saja kepada teman2 pembaca tentang pengalaman saya menjalani minggu terberat ini.Bagaimanakah ceritanya mari kita simak saja di paragraph selanjutnya.Check this out…..
          Dimulai dengan pemberian tugas akhir praktikum menggambar mesin oleh asisten laboratorium.Membuat sebuah gambar benda yang benda nya langsung kita ukur dan kita skets.Mungkin dalam proses ini tingkat kesulitannya masih gampang.Namun perasaan itu berubah ketika harus memindahkan gambar yang semula di sket ke dalam kertas berukuran A0.Bisa dibayangkan gimana gedenya kertas A0 itu.Sampai-sampai banyak asisten lab yang bilang kalo kertas itu bisa dipakai sebagai selimut waktu tidur.ahahahaha….ada-ada saja.Saya pikir menggambar di kertas A0 itu tingkat kesulitannya sama ketika saya menggambar di kertas A3 atau A2.Namun apa yang dipikirkan tak sesuai dengan realita yang terjadi.Saya mengalami beberapa kesulitan.
          Kesulitan yang dialami ketika menggambar dikertas A0 adalah kesulitan yang complicated.Karena apa?pertama masalah yang saya hadapi adalah masalah tempat menggambar,karena ukuran kertas sebesar 1189 mm x 841 mm memerlukan space yang lumayan,maka saya memutuskan untuk mengerjakan di rumah teman saya.Terima kasih kepada teman saya bernama Trihartanto yang sudah ikhlas dan ridho rumahnya dijadikan tempat menggambar terutama kamarnya yang selama 5 hari menjadi acak-acakan dan semraut gara2 barang bawaan saya.Woless wehh pokokna mah.Dari mulai hari selasa malam hingga sabtu pagi saya beserta teman sekelompok bertempur melawan kertas A0.Pensil rotring 0,5 dan 0,35 menjadi sahabat dan juga penggaris segitiga presisi.Selama waktu diatas berlangsung tak ada yang menjadi ambisi selain menyelesaikan gambar ini.Walaupun resikonya waktu tidur yang dipangkas menjadi pendek agar sisanya dapat di subsidikan ke waktu untuk menggambar.Yah inilah resiko menjadi mahasiswa.Saya baru tau gimana rasanya menjadi mahasiswa,dulu ketika SMA saya mengira mahasiswa itu santai tapi ternyata jauh dari perkiraan.
          Permasalahan selanjutnya adalah permasalahan kuliah yang terabaikan gara2 mengejar untuk mengerjakan gambar.Samapi-samapi ada mata kuliah yang hanya dihadiri oleh sekitar 10-15 orang dari 40 orang saja.Sisanya pada bolos untuk mengerjakan gambar.Memang tugas akhir ini banyak menyita waktu dan menguras tenaga apalagi pikiran.Jangan ditanya itu mah.Tapi dengan seperti ini saya akan terlatih untuk menghadapi situasi yang sama di masa depan dimana saya berada di perusahaan atau apapunlah.5 hari itu rumah hanya menjadi tempat transit sementara untuk sekedar makan,ngambil barang yang dibutuhkan dan minta uang kepada orang tua.Rumah menjadi terasa asing dimata saya dan juga matahari.Karena sampai2 tidak sempat melihat matahari.Sepanjang hari dan malam dihabiskan untuk mengerjakan gambar dan kuliah.
          Alhamdulillah pada hari ini,tugas menggambar mesinnya telah diselesaikan dan besok dikumpulkan.Semoga saja mendapatkan nilai A.Amin……mengingat perjuangan yang luar biasa yang telah dilakukan ada ketakutan tidak lulus praktikum menggambar mesin.

          Terikahir sebelum saya mengakhiri tulisan ini.Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada Trihartanto yg menjadi partner saya dan juga kamarnya yang dijadikan tempat mengerjakan tugas,teman2 kelompok 7 juga yang telah saling membantu dalam proses pengerjaan gambar,lalu orang tua saya yang telah mengerti kalo anaknya tidak pulang untuk mengerjakan tugas dan mendoakan saya supaya dilancarkan,lalu pacar saya yang sangat cantik terima kasih atas pengertian dan kecemburuannya karena sedikit terabaikan,dan juga terima kasih kepada asisten kelompok 7 bang Aldy Ridwan yang begitu bijaksana memberikan pilihan kepada kelompok 7 semoga cepet lulus dari Itenas.Kepada pihak2 yang saya sebutkan diatas semoga Alloh membalas segala amal perbuatan teman2 sekalian dengan ganjaran yang berlipat.Amin…dan selalu dilancarkan segala urusannya oleh Alloh.Amin

Baca SelengkapnyaCERITA DIBALIK KERTAS A0

Minggu, 01 Januari 2012

Best Friends!!!!!!!



         Best friend atau temain terbaik atau bisa disebut juga partner  merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan.Mengapa demikian? Karena peranan bestfriend bagi kehidupan kita begitu besar,baik buruknya kita,maju mundurnya kita,sukses gagalnya kita banyak juga dipengaruhi oleh bestfriend.Maka dari itu agar kita tidak terjatuh dan terlena menjalani kehidupan ini maka kita dituntut untuk mencari bestfriend yang tepat,maksudnya bestfriends yang mempunyai visi dan misi yang sama dengan kita,dapat dipercaya,selalu mendukung langkah kita dan membantu kita dan juga selalu mengajak kepada jalan yang benar sesuai perintah Alloh.
            Pengantar diatas cukup menggambarkan peranan bestfriend secara umum,namun akan lebih seru bila kita coba telusuri dan gali pembahasan tentang bestfriends ini lebih dalam dan lebih luas lagi.Apa sih bestfriends itu?Apa sih manfaat dari bestfriends?Siapa sih yang berhak menjadi bestfriends bagi kita?dimana kita bisa menemukan  bestfriends?Kapan bestfriends dibutuhkan oleh kita?Bagaimana cara memilih bestfriends yang tepat?pertanyaan-pertanyaan tadi akan menjadi penunjuk arah bagi kita dalam membahas tentang permasalahan bestfriends.
            “Kau adalah teman terbaik yang aku miliki,kau ada saat aku jatuh lalu kau mengangkatku untuk bangkit ,kau ada saat aku senang dan kau menjaga situasi ini agar tetap berjalan”. Bestfriends adalah perhiasan yang dimiliki setiap manusia.Kehadirannya mampu membuat hidup ini menjadi berwarna,sosoknya mampu mengisi setiap rutinitas kehidupan.Teman belum tentu menjadi bestfriends namun bestfriends pasti diawali dari pertemanan.
Setiap orang pasti mempunyai teman,setiap orang mampu bersosialisasi dan setiap orang pasti meakukan hal itu.Namun tidak semua orang yang memiliki teman juga meiliki bestfriends,karena dalam mendapatkannya harus melalui waktu yang cukup lama dan komunikasi yang baik.Bestfriend bisa lahir dari sebuah pertemanan sejak kecil antara satu individu dengan individu lain.Entah itu tetangga,saudara,anak dari teman ayah,atau apalah.Diawali dengan perkenalan dan saling mengetahui nama satu sama lain disinilah awal proses menuju pertemanan yang lebih dalam dan merupakan gerbang menuju jalan menuju puncak mendapatkan bestfriend.Mungkin teman-teman sekalian sudah akrab dengan istilah sobat kecil,sobat karib atau teman seperjuangan.Istilah itu sama saja dengan bestfriend hanya bedanya pake bahasa Indonesia.hehehe…
Lalu,apakah bestfriend itu bermanfaat bagi kita? Tentu jawabannya ya.Saya rasa semua orang didunia ini akan setuju dengan itu.Saya yakin tidak ada bestfriend yang tidak bermanfaat bagi kita.Tapi maksud disini bukan memanfaatkannya namun kembali pada hakikat pertemanan adalah saling membantu,mendukung dan ikut berjuang bersama.Walaupun dalam perjalanan panjang kehidupan mungkin kita ada clash atau masalah dengan bestfriend kita.It’s okay…itu adalah hal yang biasa.Tapi dengan kejadian seperti itu mungkin kita akan belajar untuk saling memaafkan,mengakui kesalahan,introspeksi diri.Mungkin itu juga bisa menjadi manfaat yang bisa kita ambil dari bestfriend,kita harus lebih pintar mengambil manfaat baik yang tersurat maupun yang tersirat.Bestfriend yang baik akan selalu mengingatkan ketika lupa,menasehati ketika  salah,memberi semangat ketika jatuh,meluruskan ketika menyimpang,dan mengajak pada kebaikan.Namun harus digaris bawahi juga kalo bestfriend itu ada yang baik dan yang tidak baik.Baik disini adalah ketika kita dan bestfriend kita berada pada lingkungan yang benar dan baik,melakukan sesuatu yang sesuai aturan agama,dan berada dalam urusan yang benar dan mengusahakannya.Dan yang tidak baik adalah ketika kita dan bestfriend kita berada dalam lingkungan yang kurang tepat,melakukan sesuatu yang keluar dari aturan agama,dan berada dalam urusan yang keliru dan mengusahakannya.Sebagai contoh,mungkin kita sering melihat gerombolan anak-anak punk dipinggir jalan,bila kita amati hubungan pertemanan mereka begitu kuat,begitu solid dan tak terpatahkan,namun yang menjadi permasalahannya apakah hubungan bestfriend mereka akan mengantarkan mereka pada kemajuan dan kemuliaan sebagai manusia?jawabannya bisa iya bisa juga tidak.Sebagai seorang muslim yang baik alangkah baiknya bila kita dapat memanfaatkan proses pertemanan kita menjadi sarana untuk memejukan diri dan selalu mendekatkan diri kepada Alloh.Dalam proses perjalanan kita bersama besfriends kita akan menemukan banyak manfaat yang kita dapatkan.
Lanjut ke permasalahan selanjutnya,siapa yang berhak menjadi bestfriend?hmmmm……siapa yah? Tentunya siapa saja.Asalkan kita dapat merasa cocok,nyaman dan bisa senang dengannya.Tapi kembali lagi kepada individunya sih,mungkin mempunyai syarat2 tertentu dalam menetapkan seseorang untuk menjadi bestfriendnya.Tapi alangkah lebih baik bila kita bisa lebih cermat dalam menjadikan seseorang sebagai bestfriend.Ada standar khusus yang saya miliki dalam menentukan itu.Kembali lagi kepada fungsi bestfriend,dengan mengidentifikasi fungsi2 bestfriend kita akan menemukan standar2 yang bisa menjadi acuan kita dalam menentukan seseorang menjadi bestfriend.
            Generasi muda Indonesia berubah menjadi ganas dan bebas seperti ini adalah korban dari ideology liberalism yang menjamur dimasyarakat Indonesia.Masyarakt Indonesia banyak disuguhkan tentang tontonan gaya hidup orang2 barat yang sesungguhnya tidak pantas ditiru oleh masyarakat Indonesia yang ketimur-timuran.Dari permasalahan mencari seorang bestfriend-pun terkadang masyarakat Indonesia melihat gaya hidup orang2 barat yang sebenarnya liberal.Masih ingat pada tahun 2008,di Indonesia muncul film berjudul “best friend”yang dibintangi oleh nikita willy dan risty tagor.Dan luar biasanya setelah film itu beredar banyak generasi muda Indonesia yang mengikutinya.Bukan apa2,karena penasaran saya menonton film tsbt,dan sampailah pada sebuah kesimpulan bahwa film tersebut sangat tidak baik bagi generassi muda.Sebuah contoh yang tidak baik yang sengaja dipertontonkan kepada masyarakat Indonesia agar bisa menirunya.Berengsek…ternyata para kapitalis mampu menghembuskan virus2 ke tengah2 remaja Indonesia yang sejatinya labil melalui film yang menarik.
            Teman2 semua,di akhir tulisan ini saya hanya bisa berpesan bahwa berhati-hatilah dalam mencari bestfriend di jaman sekarang ini,jangan sampai bestfriend yang diharapkan bisa membawa perubahan yang baik bagi diri kita ternyata malah berbanding terbalik dengan membuat kita jatuh kedalam lubang pergaulan tidak sehat.Banyaklah berdoa kepada Alloh agar dapat memliki seorang teman yang baik menurut Alloh dan ditempatkan dilingkungan yang baik yang selalu menunjang kita berbuat kebaikan.Marilah kita berubah di tengah jaman yang edan seperti ini.Aminnn….
Wasalam…
Baca SelengkapnyaBest Friends!!!!!!!

Minggu, 04 Desember 2011

Siapa aku dan siapa diriku?


Berlatih dan terus berlatih adalah kalimat yang terus terngiang di dalam benak setiap harinya.Berlatih dalam banyak hal agar kemampuan dan potensi dapat terus diasah hingga tajam layaknya pisau tukang daging ayam di pasar.Ujung matanya yang tajam dapat merobek daging hingga mematahkan banyak tulang dan urat ayam,sama halnya seperti kemampuan yang terus diasah hingga tajam dan mampu merobek segala tantangan hidup dan kesulitan.Namun aku bingung dengan semua keganjilan hidup ini.Ketika seorang dipaksa untuk  dapat menguasai ilmu hidup yang akan dihadapi nya di masa yang akan datang,dia terus mengeluh dengan keadaan yang terjadi.Apakah hidup memang seperti ini?keras tanpa ada kompromi?
            Mungkin pengantar diatas sedikit menggambarkan bagaiamana pergolakan  ide,mimpi,tuntutan ,ikatan yang saling tarik menarik dalam otak ini.Rasanya ingin sekali pergi ke pegunungan tanpa seorang yang mengikuti dan hanya gitar yang menemani.Lalu aku duduk manis di sebuah gubuk di tengah perkebunan teh lalu melihat hijaunya sekitar sambil menyanyikan lagu kebebasan.Namun rasanya itu sukar terjadi.Itu semua hanya akan terus menjadi khayalan pengantar dalam lamunan sebelum tidur.
            Berhentillah mengeluh !!!! Itulah kata yang kuteriakan dengan sangat lantang,tegas penuh semangat  pada diriku sendiri.Coba lihatlah sekitar,banyak orang yang  mengalami hambatan yang lebih sulit dari dirimu wahai diriku.Cobalah untuk tegar menghadapi semua ini,kesalahan terbesar yang sering kau perbuat adalah kau tidak percaya diri dan kau terlalu banyak memikirkan apa yang terjadi selanjutnya.Saya kira apa yang sering kau lakukan wahai diriku merupakan sesuatu yang akan membuat kau menderita sendiri tanpa kau sadari.Segeralah kau bangun dari tidur lelapmu dalam menjalani kehidupan,berhentilah mengeluh dengan keadaan,mengeluh hanya akan membuat kau lemah dan terus tak berdaya.Inilah aku cerminan dirimu wahai diriku.Di satu sisi aku berperan sebagai seorang yang arief dan bijaksana namun disisi lain diriku adalah pribadi yang lemah penuh keluh kesah.
            Dalam lamunan yang dalam ku terus selami intrik-intrik kehidupan.Jengkal demi jengkal hingga langkah demi langkah terus ku amati agar ku tidak terjatuh kedalamnya.Dengan penuh harapan dan keinginan aku berjalan penuh kehati-hatian dalam setiap langkahnya.Namun diriku sering menjatuhkan diri pada lubang yang lumayan dalam hingga membuat kaki ini kesakitan dan terus berpikir.Betapa seru dan menegangkan permainan yang sedang ku mainkan ini,betapa tidak?dalam suatu waktu aku mendapatkan banyak bonus namun di waktu lain aku banyak mendaptkan kekalahan dari para musuh di permainan ku ini.Hidup ini seperti apa yang aku inginkan dan aku lakukan.Siapa aku dihari ini adalah apa yang aku lakukan kemarin.Seperti apa aku hari ini adalah apa yang aku bayangkan kemarin.Dan apa yang aku dapatkan hari ini adalah apa yang aku perjuangkan kemarin.Begitulah hidup yang mengikuti kemauan hati,tanpa ada indicator kemenangan yang dapat diraih.Hidup yang hanya memuaskan nafsu dan mengeluh saat terjatuh bukan hidup dambaanku.
            Disinilah aku berjalan bergandengan tangan bersama diriku dengan harapan dan mimpi yang besar.Mimpi yang mampu mengangkat kita berdua terbang tinggi menembus langit dan angkasa dan menempatkan aku dan diriku dalam derajat yang tinggi pula.Mungkin aku dan diriku menjadi manusia yang angkuh dan penuh kesombongan dengan apa yang aku dan diriku miliki.Jalan yang aku dan diriku lewati rasanya menjadi mengkhawatirkan ketika melewati sebuah jalan yang penuh pohon lebat di pinggirnya yang terkadang membuat teduh perjalanan namun terkadang dapat mengaburkan pandangan mata karena gelap.Seharusnya aku dan diriku lebih waspada dan mawas diri dalam melewati perjalanan ini,karena banyak sekali kulit pisang yang berceceran sembarangan di jalanan yang dapat membuat aku dan diriku terpeleset ketika sedang terlena tak memandangi jalanan dengan seksama.Akhirnya aku dan diriku menyimpulkan bahwa perjalanan ini harus terus berjalan dengan komposisi seimbang dimana setengah bagian diisi untuk berfikir dan setengahnya lagi untuk menjalaninya dan terus berdoa.

Aku adalah diriku yang penuh kebijaksanaan dan kebaikan,diriku adalah aku yang penuh kelemahan dan kekhilafan.
Baca SelengkapnyaSiapa aku dan siapa diriku?

Jumat, 18 November 2011

Flash Back 2 tahunan bersama Gita Pakuan



Add caption
































Bulan November ini menjadi bulan yang special bagi saya,karena apa?Karena pada bulan ini genap sudah 2 tahun saya menjadi anggota Marching Band Gita Pakuan.Waktu yang tidak sebentar untuk mencapai angka 2 tahun.Walaupun teman-teman lain ada yang sudah 4-5 bahkan 6 tahun berada di Gita Pakuan namun saya merasa bahawa waktu 2 tahun di Gita Pakuan itu sangat menyenagkan.Saya seperti menemukan the new family dan menjadikannya sebagai the second family.
 Jangan Tanya apa saja yang saya alami dan rasakan di Gita Pakuan karena begitu banyak cerita terukir di 2 tahun ini.Mulai dari cerita kebanggaan dapat tampil di depan gubernur hingga banyak kegilaan yang dilakukan bersama teman-teman.2 tahun ini dilalui dengan banyak cerita-cerita manis dan pahit tentunya,begitu banyak rasa yang dialami,di mulai rasa senang,sedih,cape,bosan,takut,tegang,grogi,kesal dsb.Namun rasa-rasa seperti itulah yang bisa membuat saya bertahan di Gita Pakuan.
Flash back kembali ketika pertama kali menginjakkan kaki di Gita Pakuan.Teringat masa-masa ketika seluruh anggota berkumpul untuk diberi pengarahan tentang acara pelantikan yang akan dihadapi.Waw..sungguh beruntung sekali diri ini,baru juga masuk sudah dihadapkan dengan acara pelantikan,sungguh anugerah yang baik.Saya tidak menyianyiakan kesempatan itu lalu saya memutuskan untuk ikut dalam acara pelantikan.
Hari pelantikanpun tiba,saya masih ingat harinya hari sabtu namun tanggalnya saya lupa.Pelantikan dilaksanakan di daerah Kiara Payung Jatinangor.Berangkat hari sabtu pagi dan pulang hari minggu sore.Dalam pelaksanaan pelantikan saya begitu banyak mendapatkan ilmu terutama ilmu tentang music.Tidak hanya ilmu music namun saya juga mendapatkan banyak teman baru seperti Arief yang satu sekolah dengan saya namun baru kenal saat di Gita Pakuan,Gani,Seldi,Opik ismail,Desi juniastuti,rima,sari,ridwan,fani dan masih banyak.Namun orang diatas adalah orang-orang yang baru saya kenal di Gita Pakuan.Pada saat pelantikan kita di didik baik mental maupun pikiran,banyak ilmu kehidupan yang didapat terutama nilai kekeluargaan dan kebersamaan yang sangat dijunjung disini.Dari mulai makan,melangkahkan kaki,berkata harus sama dan kompak.Yah,inilah Marching Band dunia yang baru saja aku lakoni.Namun ada suatu kegilaan yang saya lakukan dan tidak akan pernah saya lupakan ketika acara pelantikan namun saya tidak akan bercerita tentang hal itu karena tidak perlu juga untuk diceritakan tapi yang pastinya membuat teman-teman pembaca penasaran.Acara pelantikanpun berakhir,dengan semangat latihan dan berjuang yang membekas di setiap dada peserta.Sebutulnya banyak cerita yang terjadi pada saat pelantikan,namun tidak mungkn diceritakan satu per satu.Tapi yang perlu diingat adalah kesan dan pesan terutama esensi dari acara pelantikan tersebut yang membekas hingga saat ini.
Lanjut pada proses latihan awal-awal di Gita Pakuan.Saya mendapatkan amanah oleh pelatih untuk memainkan Tuba.Hah Tuba ? seperti apa sih bentuk Tuba?dan bagaimana sih suara nya? Tanya dalam hati.Setelah bertemu dengan yang namanya tuba kesan pertama sangat kaget dan menolak.Namun seiring waktu berjalan setelah mencoba memainkannya sekarang saya jatuh cinta pada tuba.Tuba seperti pacar saya,mengeluarkan suara yang  seksi,bodinya halus dan selalu saya peluk.Mungkin itu sedikit membahas tentang instrument apa yang saya mainkan di Gita Pakuan.Lanjut pada penampilan bersama Gita Pakuan.Saya masih ingat kalo lagu yang pertama kali saya pelajari dan bisa adalah lagu Stranger by the day yang dibawakan pada acara GPSC.Ini merupakan penampilan pertama saya dan memainkan lagu pertama yang saya pelajari dan bisa.Seiring berjalannya waktu pegetahuan tentang musikpun bertambah,penguasaan memainkan tubapun meningkat.Lalu acara besar yang saya ingat adalah Gelar Senja 2010.Pada acara itu Gita Pakuan tampil pada sebagai hiburan dalam upacara penurunan bendera tanggal 17 agustus.Gita Pakuan sukses dalam penampilannya pada Gelar Senja 2010.
Memasuki tahun 2011 dengan semangat baru dan harapan baru yaitu Gita Pakuan bisa lebih baik dari hari ini dan meraih prestasi.Open housepun diadakan pada bulan februari 2011 yang bertujuan untuk mencari regenerasi anggota Gita Pakuan.Singkat Cerita kita melewati bulan maret hingga agustus dengan latihan keras karena kita akan tapil pada Gelar Senja 2011.Gelar Senja merupakan acara rutin tahunan Gita Pakuan yang dilaksanakan pada tanggal 17 agustus.Dan seperti tahun sebelumnya Gelar Senja 2011 pun sukses.Banyak respon baik dari para penonton dan pejabat dilingkungan pemerintah jawa barat.Lalu,pada bulan Oktober Gita Pakuan mengikuti perlombaan Parade dalam ajang BMBC di kota bandung.Alhamdulillah,kita mendapatkan juara pertama,sungguh anugerah yang indah.Selanjutnya setelah bulan sukses pada BMBC Gita Pakuan terus menata diri dan berlatih keras untuk bersiap menghadapi 2012 yang penuh misteri.    
Mungkin hanya cerita-cerita yang kurang lengkap dan rancu seperti diatas yang bisa saya bagikan pada teman-teman.Bukan karena malas untuk menulisnya melainkan cerita-cerita tersebut sulit diungkapkan lewat tulisan yang ringan seperti ini.Jadi jangan marah bila tulisannya sedikit ngeyel dan ngelantur dari kaidah penulisan.Lha wong namanya juga mengarang bebas,jadi bebas aja.hehehehehe.
Pada intinya saya selalu berdoa dalam setiap hembusan nafas,setiap langkah kaki,setiap detak jantung berdebar dan setiap mata berkedip saya selalu berdoa agar Gita Pakuan bisa lebih baik dan menjadi yang terbaik,lalu kekeluargaan dan kebersamaan setiap anggotanya selalu menyala tak pernah padam,kompak dalam segala hal,selalu menjunjung loyalitas.Mungkin doa saya dapat menjadi spirit bagi Gita Pakuan selanjutnya.
Pada moment yang berbahagia ini tidak lupa saya mengucapkan rasa cinta yang sebesar-besarnya kepada Gita Pakuan.Dan kenangan-kenangan selama 2 tahun ini dapat saya bagikan kepada teman-teman pembaca melaui foto-foto.Mari kita flash back sebentar mengenang sesuatu yang telah kita lewati bersama Gita Pakuan.



HIDUP TERUS MARCHING BAND GITA PAKUAN!!!!!!!!!!!!!!
Baca SelengkapnyaFlash Back 2 tahunan bersama Gita Pakuan